4 Tahap Pembelahan Sel Secara Mitosis

Assalamualaikum disini saya akan menjelaskan tentang pembelahan sel secara mitosis. Apakah kalian ada yang tau pengertian mitosis itu apa? Mitosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan 2 sel anak dengan jumlah kromosom yang sama dengan jumlah kromosom sel induknya, yaitu 2 n. Mitosis terjadi pada perbanyakan sel tubuh (sel somatic) .

mitosis berfungsi sebagai memelihara pertumbuhan sel-sel baru serta menjaga dan memperbaiki bagian tubuh makhluk hidup, disisi lain mitosis juga berfungsi sebagai menduplikasi kromosom sel; langkah penting selama pembelahan sel dan reflikasi.

Pembelahan sel secara mitosis terjadi tidak langsung melalui tahapan-tahapan tertentu dan ditandai dengan penampakan yang berbeda-beda dari kromosom yang dikandungnya. Adapun proses pembelahan mitosis seperti berikut. Sebenarnya pembelahan mitosis hanyalah sebagian kecil dari siklus sel.

Peristiwa pertumbuhan sel menurut tahapan tertentu dan setelah melalui semua tahapan akan kembali ke tahapan semula peristiwa tersebut dinamakan siklus sel. Siklus dapat dibagi menjadi dua sel, yaitu yang pertama interfase dan yang kedua fase mitotic (M).

1) Peristiwa yang Merupakan 90% dari siklus sel dari waktu yang cukup lama di sebut dengan interfase. Kebanyakan sel-sel dalam tubuh menghasilkan banyak waktu pada tahan interfase. Fase ini juga dipecah menjadi 3 sub, yaitu fase pertumbuhan primer (Gap 1 disingkat G1), fase sintesis (S), dan fase pertumbuhan sekunder (Gap 2 disingkat G2). Selama G1 sel melengkapi fungsi normal, seperti sintesis pertumbuhan dan protein sepanjang G1 , kromosom terletak di dalam inti dan tidak terlihat. Selanjutnya, sel bergerak ke fase S, ketika setiap molekul DNA dalam kromosom direplikasi. Setelah reflikasi fase G2 dimulai, dan sel melanjutkan fungsi normal.

2) Fase mitotic merupakan terjadi reflikasi didalam kromosom. Fase mitotic mencakup 4 fase dalam mitosis, yaitu profase, metaphase, antafase, dan telofase.

Secara garis besar, fase pembelahan mitosis dibagi menjadi dua fase, yaitu fase pembelahan inti (karokinesis) dan fase pembelahan sitoplasma (sitokenesis) . kariokenesis dibagi menjadi empat fase yaitu profase, metaphase, anafase, dan telofase.

1) Profase, memiliki ciri membran nucleus dan nucleolus menghilang, kromosom menebal, sentriol migrasi pada 2 kutub yang berbeda, dan spindle pembelahan mulai terbentuk
2) Metafase, memiliki kromosom berada tepat pada bagian akuator pembelahan, serta bagian spindle telah berikatan dengan kromatid.

Mitosis
Tahap Pembelahan Sel Secara Mitosis

3) Anafase, memiliki cirri terjadi pergerakan kromatid menuju 2 kutub berbeda setelah sentromer membelah.
4) Telofase, memiliki cirri yaitu anak inti/nucleolus dan membrane nucleus mulai muncul kembali, terjadi sitokenesis yang membagi sel menjadi 2 sel anak yang identik satu sama lain.

Apakah kalian sudah mengerti? Pasti tentu saja ya sudah mengerti. Sekian dulu penjelasan dari saya. Nanti pasti saya akan kembali dengan penjelasan penjelasan yang baik. Dadah

Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Hasil meiosis pada sel baru yang secara genetik berbeda dari sel induk dan hanya dibuat untuk tujuan reproduksi genotif. Mitosis lebih umum dan memiliki lebih banyak jenis fungsi.

Mitosis adalah bentuk pembelahan sel di mana inti dari satu sel terbagi menjadi dua dan keduanya inti baru memiliki jumlah yang sama kromosom sebagai inti asli.

Semua organisme menjalani mitosis untuk menghasilkan sel-sel baru. Mitosis terjadi dalam langkah-langkah yang disebut profase, metafase, anafase, dan telofase.

Ini adalah fungsi hidup yang penting karena menciptakan sel-sel baru untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel usang. Itu juga merupakan metode reproduksi pada organisme Vegetatif.

Meiosis adalah bentuk pembelahan sel di mana inti dari satu sel terbagi menjadi empat dan masing-masing inti baru memiliki setengah jumlah kromosom sebagai inti asli. Meiosis diperlukan untuk menghasilkan gamet dalam organisme yang bereproduksi secara genotif. Ini menciptakan perempuan

Pada fase ini, sel induk yang akan membelah memperlihatkan gejala terbentuknya dua sentriol dari sentrosom, yang satu tetap berada di tempatnya, sedangkan yang satu bergerak kearah kutub yang berlawanan. Masing-masing sentriol memancarkan serabut-serabut berupa filamen yang disebut benang gelendong pembelahan yang menghubungkan sentriol satu dengan sentriol lain.

Membran inti yang masih terlihat pada profase awal kemudian segera terpecah-pecah. Butiran kromatin memanjang menjadi benang kromatin. Benang kromatin kemudian memendek dan menebal menjadi kromosom, dengan bagian yang menggenting disebut sentromer. Sentromer adalah bagian kromosom yang tidak bisa menyerap zat warna. Masing-masing sentromer mengandung kinetokor, yaitu tempat mikrotubulus terikat.

Perbedaan Mitosis dan Meiosis
Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Lalu kromosom berduplikasi membujur menjadi dua bagian yang masing-masing disebut dengan kromatid. Bersamaan dengan itu, anak inti (nukleolus) mengecil dan tidak tampak atau menghilang. Dengan demikian, kromatid benang spindle (benang gelendong pembelahan) meluas keluar ke segala arah, disebut sebagai aster.

Pengurangan jumlah kromosom pada meiosis menjadi faktor pembeda antara mitosis dan meiosis. Mitosis adalah reproduksi sel yang dapat membelah secara teratur dari beberapa tahapan yang dimulai dari “profase metaphase” hingga “anaphase telofase”.

bahan yang digunakan oleh inti sel adalah bahan inti sehingga dalam prosesnya diperlukan interfase (masa istirahat). Meiosis adalah pembelahan reproduksi sel yang tahapannya sama dengan mitosis, namun dalam prosesnya terdapat reduksi/pengurangan pada jumlah kromosomnya.

Pengertian Mitosis

Salah satu dari dua jenis utama pembelahan sel, yang lainnya adalah meiosis. Mitosis adalah proses dimana inti diploid (memiliki dua set kromosom homolog) dari sel somatik membelah untuk menghasilkan dua inti anak, yang keduanya masih diploid. Untuk lebih mudah menjelaskan proses ini, bayangkan sel dengan hanya satu kromosom. Sebelum sel memasuki mitosis, dikatakan berada dalam interfase – keadaan sel eukariotik bila tidak menjalani divisi.

Setiap kali sel membelah, pertama kali harus meniru semua DNA-nya. Karena kromosom DNA melilit protein, sel akan mereplikasi kromosom yang juga. Kedua kromosom, dalam posisi berdampingan, disebut kromatid sister dan salinan identik satu sama lain. Sebelum sel bisa membelah, ia harus memisahkan kromatid sister ini dari satu sama lain.

Untuk melakukan hal ini, kromosom harus memadat. Tahap ini mitosis disebut profase. Selanjutnya, amplop nukleus rusak, dan jaringan protein yang besar, yang disebut spindle, menempel pada setiap kromatid. Kromosom sekarang sejajar tegak lurus terhadap poros dalam proses yang disebut metafase.

Mitosis merupakan periode pembelahan sel yang berlangsung pada jaringan titik tumbuh (meristem), seperti pada ujung akar atau pucuk tanaman. Proses mitosis terjadi dalam empat fase, yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase. Fase mitosis tersebut terjadi pada sel tumbuhan maupun hewan.

Terdapat perbedaan mendasar antara mitosis pada hewan dan tumbuhan. Pada hewan terbentuk aster dan terbentuknya alur di ekuator pada membran sel pada saat telofase sehingga kedua sel anak menjadi terpisah.

Dengan mitosis terjadi proses pertumbuhan dan perkembangan jaringan dan organ tubuh makhluk hidup. Tujuan pembelahan mitosis adalah mewariskan semua sifat induk kepada kedua sel anaknya. Pewarisan sifat induk kepada kedua sel anaknya terjadi secara bertahap fase demi fase.

Selanjutnya, “motor molekuler” menarik kromosom dari pelat metafase ke kutub gelendong sel. Ini disebut anafase. Setelah proses ini selesai, sel-sel membelah, reformasi amplop nuklir, dan kromosom bersantai dan decondense selama telofase. Sel sekarang dapat mereplikasi DNA-nya lagi selama interfase dan pergi melalui mitosis sekali lagi.

Membran inti yang masih terlihat pada profase awal kemudian segera terpecah-pecah. Butiran kromatin memanjang menjadi benang kromatin. Benang kromatin kemudian memendek dan menebal menjadi kromosom, dengan bagian yang menggenting disebut sentromer. Sentromer adalah bagian kromosom yang tidak bisa menyerap zat warna. Masing-masing sentromer mengandung kinetokor, yaitu tempat mikrotubulus terikat.

Pengertian Mitosis
Pengertian Mitosis

Lalu kromosom berduplikasi membujur menjadi dua bagian yang masing-masing disebut dengan kromatid. Bersamaan dengan itu, anak inti (nukleolus) mengecil dan tidak tampak atau menghilang. Dengan demikian, kromatid benang spindle (benang gelendong pembelahan) meluas keluar ke segala arah, disebut sebagai aster.

Pada makhluk hidup multiseluler, mitosis merupakan mekanisme memperbanyak sel atau pertumbuhan, penyembuhan luka, dan perbanyakan secara vegetatif; sedangkan pada makhluk hidup bersel satu, mitosis merupakan cara bereproduksi. Bagi makhluk hidup bersel satu menjadi dua secara mitosis berarti memperbanyak diri.

Apabila kalian menanam ubi kayu, ubi jalar, pisang, atau tebu, kalian melakukan perbanyakan secara vegetatif. Tanaman yang kalian peroleh akan menghasilkan sifat-sifat yang sama dengan induknya.

Hal ini disebabkan pada perbanyakan secara vegetatif prinsipnya melalui pembelahan secara mitosis. Pembelahan mitosis menghasilkan sel-sel yang mempunyai sifat sama dengan induknya, dari sel diploid menghasilkan sel-sel diploid, jumlah dan susunan kromosom masih tetap sama.