Sebutkan Macam-macam enzim menurut biosintesisnya

Enzim adalah biokatalisator yang sangat efektif yang akan meningkatkan kecepatan reaksi kimia spesifik secara nyata, dimana reaksi ini tanpa enzim akan berlangsung lambat.. Enzim memainkan peranan sentral dalam masalah kesehatan dan penyakit. Macam-macam enzim berdasarkan biosintesisnya, dibedakan menjadi :

  1. Enzim konstitutif adalah enzim yang selalu tersedia di dalam sel mikroba dalam jumlah yang relatif konstan,
  2. Enzim induktif adalah enzim yang ada dalam jumlah sel yang tidak tetap, tergantung pada adanya induser. Enzim induktif ini jumlahnya akan bertambah sampai beberapa ribu kali bahkan lebih apabila dalam medium mengandung substrat yang menginduksi,

Berdasarkan tempat bekerjanya, enzim dapat dibedakan dalam 2 golongan, yaitu :

  1. Endoenzim disebut juga enzim intraseluler, dihasilkan di dalam sel yaitu pada bagian membran sitoplasma dan melakukan metabolisme di dalam sel.
  2. Eksoenzim (enzim ekstraseluler) merupakan enzim yang dihasilkan sel kemudian dikeluarkan melalui dinding sel sehingga terdapat bebas dalam media yang mengelilingi sel dan bereaksi memecah bahan organik tanpa tergantung pada sel yang melepaskannya.

Pengertian Kecepatan

Kecepatan merupakan jarak tempuh per satuan waktu. Ini adalah seberapa cepat obyek bergerak. Kecepatan adalah besaran skalar yaitu besarnya vektor kecepatan. Sebuah kecepatan yang lebih tinggi berarti suatu benda bergerak lebih cepat. Sebuah kecepatan yang lebih rendah berarti itu bergerak lebih lambat. Jika tidak bergerak sama sekali, itu memiliki kecepatan nol.

Gerak suatu benda untuk mengubah posisi (Δs) dari titik acuan ke titik akhir tentunya terjadi dalam selang waktu (Δt) tertentu. Perubahan posisi benda dalam satu satuan waktu disebut dengan kecepatan (v). Kecepatan adalah ukuran tingkat di mana sebuah benda berubah posisinya terhadap waktu.

Macam-macam Keceptan

Ada beberapa istilah dalam kecepatan, yaitu;

1. Kecepatan Tetap

Sebuah benda dikatakan bergerak dengan kecepatan tetap untuk melakukan perubahan kedudukan yang sama, waktu yang diperlukannya juga sama.

Misalkan, sebuah kendaraan kedudukannya berubah sejauh 15 km dalam waktu 30 menit. Kendaraan itu dikatakan berkecepatan tetap jika untuk 15 km selanjutnya waktu yang dilalui tetap, yaitu selama 30 menit.

Berdasarkan pengertian di atas, secara matematis kecepatan tetap dapat ditulis sebagai:

https://2.bp.blogspot.com/-srYL3vkokF4/V3U8yAqkKvI/AAAAAAAAPaE/97OhZ_k-hJYS0Yjws1ZZgMLxjwl9VYMpQCLcB/s1600/kecepatan.JPG

Keterangan:
Δs = perubahan kedudukan (meter = m)
Δt = selang waktu (sekon = s)
v = kecepatan (meter/sekon = m/s)

Kecepatan ( v) merupakan besaran vektor yang nilai dan arahnya tergantung pada arah perubahan posisi. Untuk mengukur kecepatan dapat digunakan alat yang disebut speedometer.

Apabila kita menghitung jarak (panjang perubahan posisi yang terjadi), dinotasikan x, dibagi selang waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak itu, maka hasil yang diperoleh bukan suatu nilai kecepatan, melainkan laju.

Laju merupakan besaran skalar yang tidak memiliki arah. Notasi laju sama dengan notasi kecepatan, yaitu v, persamaannya adalah:

https://2.bp.blogspot.com/-ri_ckdBJM-8/V3U8zP2-3aI/AAAAAAAAPaI/vBAQ_H0bqIsInH-BDY1p8bkX2UrdMUHdACKgB/s1600/kecepatan1.JPG

Keterangan:
x = jarak/panjang perubahan posisi (meter = m)
Δt = selang waktu (sekon = s)
v = kecepatan (meter/sekon = m/s)

Walaupun dalam Sistem Internasional (SI) satuan kecepatan dan laju adalah m/s, sering kita menjumpai satuan kecepatan dan laju dalam km/jam. Salah satunya adalah speedometer kendaraan bermotor.

Bagaimana cara mengubah satuan km/jam menjadi satuan SI? Perhatikan uraian berikut!

Ingatlah bahwa 1 km = 1.000 m dan 1 jam = 3.600 sekon. Sehingga

https://2.bp.blogspot.com/-M5hC680vAvc/V3U8z4dilqI/AAAAAAAAPaQ/hnXXswSITeQ84FssyqHOdLQCUMtC0o8TQCKgB/s400/kecepatan2.JPG

Dari uraian di atas diperoleh perbandingan yang dapat digunakan, yaitu:

https://3.bp.blogspot.com/-D_qU2c141AY/V3U80xYeIqI/AAAAAAAAPac/ETtEd9-QlW8hmFHFXwt1MyW_nSX4FfwMQCKgB/s400/kecepatan3.JPG

2. Kecepatan Rata-Rata

Saat kita berjalan, kita tidak dapat mengukur kecepatan perjalanan kaki kita secara kuantitatif. Namun, rasakanlah langkah-langkah itu!

Saat kita terburu-buru, tentunya langkah kita akan cepat. Sesaat kemudian, kita terhambat oleh kerumunan anak-anak. Perlahan tapi pasti kita memperlambat jalan kita. Setelah melaluinya, langkah kita pun kembali tergesa-gesa.

Pada gerak dengan kecepatan berubah-ubah seperti itu, kita dapat menentukan kecepatan rata-rata dari gerak yang telah dilakukan.

Kecepatan rata-rata adalah hasil bagi perpindahan total yang ditempuh benda oleh selang waktu total yang diperlukan untuk menempuh perpindahan total tersebut.

Persamaannya adalah:

https://2.bp.blogspot.com/-ki3h7u6LHRk/V3U9VeiInyI/AAAAAAAAPas/EBpuk5-yN1Qxv4D0M_sMPQed1pT7L5WTwCLcB/s1600/kecepatan4.JPG

Keterangan:
Δstot = total perpindahan benda (m)
Δttot = total selang waktu (s)
v = kecepatan rata-rata (m/s)