Apa fungsi dari kornea?

Karena kornea adalah bagian halus dan bening seperti kaca, tetapi kuat dan tahan lama, fungsinya membantu mata dalam dua cara: 1) Ini membantu untuk melindungi seluruh mata dari kuman, debu, dan materi berbahaya lainnya. Tugas kornea ini sebagai pelindung bersama kelopak mata, rongga mata, air mata, dan bagian putih mata (sclera). 2) Kornea bertindak sebagai lensa terluar mata. Ini berfungsi seperti jendela yang mengontrol dan berfokus masuknya cahaya ke mata. Kornea memberikan kontribusi antara 65-75 persen dari total kekuatan fokus mata.

Ketika cahaya menyerang kornea, itu menekuk – atau membias – cahaya yang masuk ke lensa. Lensa memfokuskan kembali lebih lanjut ke retina, lapisan sel penginderaan cahaya yang melapisi bagian belakang mata yang dimulai terjemahan dari cahaya menjadi visi.

Bagi Anda untuk melihat dengan jelas, sinar cahaya harus difokuskan oleh kornea dan lensa jatuh tepat pada retina. Retina mengubah sinar cahaya menjadi impuls yang dikirim melalui saraf optik ke otak, yang menafsirkan mereka sebagai gambar.

Proses bias mirip dengan cara kamera mengambil gambar. Kornea dan lensa dalam tindakan mata sebagai lensa kamera. Retina mirip dengan film. Jika gambar tidak terfokus dengan benar, film (atau retina) menerima gambar buram. Kornea juga berfungsi sebagai filter, menyaring beberapa ultraviolet yang paling merusak (UV) panjang gelombang di bawah sinar matahari. Tanpa perlindungan ini, lensa dan retina akan sangat rentan terhadap cedera dari sinar UV.

Bagaimana kornea menanggapi cedera?

Kornea berupaya sangat baik dengan luka ringan atau lecet. Jika kornea sangat sensitif tergores, sel-sel sehat meluncur di atas dengan cepat dan menambal luka sebelum infeksi terjadi dan visi dipengaruhi. Jika awal menembus kornea lebih dalam, namun, proses penyembuhan akan memakan waktu lebih lama, kadang-kadang mengakibatkan sakit yang lebih besar, penglihatan kabur, robek, kemerahan, dan sangat sensitif terhadap cahaya.

Gejala ini membutuhkan perawatan profesional. Goresan Deeper juga dapat menyebabkan jaringan parut kornea, sehingga kabut pada kornea yang dapat sangat mengganggu penglihatan. Dalam hal ini, transplantasi kornea mungkin diperlukan.

Bagian-bagian mata dan fungsinya

Mata adalah salah satu organ sensorik utama dalam tubuh manusia. Hal ini bertanggung jawab untuk penglihatan, diferensiasi warna (mata manusia dapat membedakan antara sekitar 10 juta warna) dan mempertahankan jam biologis tubuh manusia. Untuk memahami bagaimana mata melakukan segala sesuatu yang dilakukannya, kita perlu melihat ke dalam struktur mata manusia. Secara keseluruhan pembagian bagian-bagian mata terbagi seperti berikut ini:

Organ luar mata

1. Alis: Terletak di atas mata. Terdiri dari rambut-rambut pendek yang membentuk garis lurus sepanjang kurang lebih 5 cm. Simetris antara kanan dan kiri. Fungsinya selain untuk kecantikan juga untuk menahan keringat dari kening dan jidat agar tidak mengalir masuk ke mata.

2. Bulu mata: Terletak di pinggir kelopak mata, atas dan bawah. Dari 2 mata, total bulu mata ada 4 baris. Terdri dari rambut juga. Namun jumlahnya lebih jarang dari pada alis. Fungsinya untuk menyaring cahaya sebelum masuk ke mata.

3. Kelopak mata: Terletak di luar mata. Terbuat dari kulit. Elastis, saat merem akan menutup mata. Bila melek akan membuka. Fungsinya untuk melindungi mata dan berkedip yang akan menjaga kelembabannya.

Organ dalam mata

Bagian-bagian ini akan bekerja sama mengantarkan cahaya dari sumbernya menuju ke otak untuk dicerna melalui sistem saraf.

  • Lensa mata: disebut juga sabagai kristalin. Terletak di belakang pupil. Saat melihat obyek jauh (sumber cahaya jauh), lensa mata akan menipis. Dan kalau dekat akan menebal. Otot yang membantu kerja lensa mata disebut muskulus siliaris.Fungsi lensa mata untuk meneruskan cahaya dari pupil ke retina sekaligus memfokuskan cahaya agar masuk tepat di titik kuning retina.
  • Pupil dan selaput pelangi : Pupil terletak di pembukaan mata. Pupil disebut juga anak mata. Sedangkan selaput pelangi adalah bagian yang dibatasi oleh pupil dan sklera (bagian putih dari mata). Pupil disebut juga dengan iris.Pada kondisi gelap, pupil akan melebar. Sebaliknya, bila terang pupil akan menyempit. Pupil bisa seperti itu dipengaruhi juga oleh iris/selaput pelangi.

Selaput pelangi merupakan bagian yang berwarna pada mata. Selaput pelangi juga bagian yang biasa digunakan untuk sistem identifikasi seperti layaknya sidik jari. Karna pada anak kembar identik pun, selaput pelangi pada matanya berbeda.

  • Sklera: disebut juga dinding mata atau selaput putih. Warnanya putih dan keras karena berserat dan mengandung kolagen. Meskipun begitu sklera bisa tembus pandang dan elastis. Tebalnya rata-rata 1 milimeter tetapi pada irensi otot, menebal menjadi 3 milimeter.mata
  • Kornea: adalah bagian yang paling depan pada bola mata yang menutupi iris dan pupil. Kornea mempunyai sifat tembus pandang dan tidak memiliki pembuluh darah. Bila kornea disentuh, secara reflek kelopak mata akan menutup. Karena letaknya yang paling depan, kornea adalah yang paling pertama menangkap cahaya. Selain itu kornea juga berfungsi untuk melindungi bagian lain di belakangnya yang merupakan organ sensitif.
  • Retina: disebut juga selaput jala. Merupakan selaput tipis pada bagian mata yang sangat sensitif. Fungsinya menerima cahaya dari lensa mata dan kemudian menuruskannya ke otak melalui saraf optik untuk diolah di sana.
  • Saraf optik: Saraf yang memasuki sel tali yang berfungsi untuk menyampaikan pesan dari retina ke otak.