Pengertian struktur Sosial dan Penjelasannya

Struktur sosial adalah jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok yaitu kaidah atau norma-norma sosial, lembaga sosial, kelompok sosial serta lapisan sosial.Proses struktur sosial berjalan dengan lancar apabila jalinan di dalam unsur-unsur sosial tersebut tidak mengalami kegoncangan pada unsur yang lain. Unsur-unsur struktur sosial suatu masyarakat terdiri dari:
1. kelompok-kelompok sosial,
2. lembaga-lembaga sosial,
3. kaidah-kaidah atau norma-norma sosial,
4. lapisan-lapisan sosial atau stratifikasi sosial.

Menurut Raymond Flirth (1985:78), struktur sosial merupakan suatu pergaulan hidup manusia meliputi berbagai tipe kelompok yang terjadi dari banyak orang dan meliputi pula lembaga-lembaga dimana orang banyak tersebut ambil bagian.

Sedangkan menurut Soerjono Soekanto, bahwa struktur sosial mengacu pada hubungan-hubungan yang lebih fundamental yang memberikan bentuk dasar pada masyarakat yang memberikan batas-batas pada aksi-aksi yang mungkin dilakukan secara organisasi. Organisasi berkaitan dengan pilihan atau keputusan dalam hubungan-hubungan sosial secara aktual.

Diferensiasi kondisi struktur sosial masyarakat Indonesia menurut Furnivall adalah pertama, diferensiasi yang disebabkan oleh perbedaan adat istiadat (custom differentiation) karena perbedaan etnik, budaya, agama, dan bahasa. Kedua, diferensiasi yang disebabkan oleh structural (structural differentiation) disebabkan oleh kemampuan untuk mengakses ekonomi dan politik, sehingga menyebabkan kesenjangan sosial diantara etnik yang berbeda.

Terjadinya struktur sosial di dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya proses pertumbuhan masyarakat berlangsung secara alamiah. Namun ada pula struktur sosial yang dibentuk dengan sengaja untuk mencapai suatu tujuan bersama. Pada struktur sosial yang terjadi secara ilmiah biasanya terbentuk atas dasar kepandaian, tingkat umur, sifat keaslian keanggotaan kerabat seorang kepala masyarakat, dan juga mungkin harta dalam batas-batas tertentu.

Struktur sosial ini mempunyai keeratan yang kuat sehingga bentuk ini tidak menimbulkan kerawanan konflik di dalam masyarakat. Karena terjadi secara ilmiah struktur sosial ini tidak memiliki orientasi tertentu dan juga sudah menjadi kesepakatan di masyarakat.

Pada struktur sosial yang dibuat dengan sengaja biasanya atas dasar kepentingan politik maupun ekonomi. Dua kepentingan inilah yang menjadi kebutuhan pokok dalam bermasyarakat. Struktur sosial yang demikian jelas akan menimbulkan kerawanan konflik di masyarakat.

Hal ini dikarenakan sifat struktur sosial ini hanya menguntungkan kelompok sosial tertentu yang minoritas dan kelompok yang mayoritas hanya sebagai pelaksana dari struktur sosial, sehingga ketidakadilan muncul di masyarakat yang nantinya menimbulkan konflik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *