Sebutkan 7 Fungsi Bank Umum

Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah, yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Bank umum juga biasa disebut dengan bank komersial (commercial bank). Jasa yang diberikan bank umum sifatnya umum, yang mempunyai arti bisa memberikan semua jasa perbankan yang tersedia.

Sedangkan berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No.9/7/PBI/2007, pengertian bank umum adalah bank yang kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran, dalam upayanya secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah.

Fungsi Bank Umum

Fungsi pokok dari bank umum adalah sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat dan sebagai penunjang sistem pembayaran. Selain fungsi tersebut masih ada fungsi pokok yang lain yaitu:

  • menyediakan mekanisme dan alat pembayaran yang efisien dalam kegiatan ekonomi;
  • menciptakan uang melalui penyaluran kredit dan investasi;
  • menghimpun dana dan menyalurkannya kepada masyarakat;
  • menyediakan jasa-jasa pengelolaan dana dan perwalian amanat kepada individu dan perusahaan;
  • menyediakan fasilitas untuk perdagangan internasional;
  • memberikan pelayanan penyimpanan untuk barang-barang berharga;
  • menawarkan jasa-jasa keuangan lain, misalnya kartu kredit, ATM, dan lain-lain.

Tugas Bank Umum

Tugas dari bank umum, adalah sebagai berikut:

  • Sebagai penghimpun dana dari masyarakat atau disebut juga funding
  • Sebagai penyalur dana lending.

Contoh Bank Umum

Menurut status atau kedudukannya, bank umum dibagi menjadi dua jenis bank, yakni:

Bank Devisa

Bank devisa merupakan bank yang memperoleh persetujuan atau ditunjuk oleh Bank Sentral (Bank Indonesia) untuk dapat melakukan aktivitas usaha pada bidang perbankan dalam valuta asing.

Bank devisa mempunyai kelebihan yakni dapat menawarkan jasa bank yang berhubungan dengan mata uang asing tersebut. Contohnya adalah seperti mentransfer uang ke luar negeri, transaksi ekspor dan impor, jual beli valuta asing dan lain sebagainya. Dibawah ini adalah contoh bank umum yang termasuk bank devisa, antara lain:

  • Bank Rakyat Indonesia Agroniaga
  • Bank BNI Syariah
  • Bank Bukopin, Tbk
  • Bank Central Asia, Tbk
  • Bank Danamon Indonesia, Tbk
  • Bank Artha Graha Internasional, Tbk
  • Bank ICB Bumiputera Indonesia, Tbk
  • Bank CIMB Niaga, Tbk
  • Bank ICBC Indonesia, Tbk
  • Bank Internasional Indonesia, Tbk
  • Bank Ekonomi Raharja, Tbk
  • Bank QNB Kesawan, Tbk
  • Bank Hana
  • Bank Antar Daerah
  • Bank Ganesha
  • Bank INdex Selindo
  • Bank SBI Indonesia
  • Bank Bumi Artha

Bank Non Devisa

Bank Non Devisa merupakan bank yang belum memiliki izin untuk menjalankan transaksi sebagai bank devisa sehingga tidak dapat melakukan transaksi seperti pada bank devisa.

Berikut ini adalah bank umum yang termasuk dalam bank non devisa, antara lain:

  • Bank BCA Syariah
  • Bank Mayora
  • Bank Panin Syariah
  • Bank Artos Indonesia
  • Bank Jasa Jakarta
  • Bank Kesejahteraan Ekonomi
  • Bank Dinar Indonesia
  • Dan lain sebagainya