5 fungsi nilai sosial

a. petunjuk arah untuk bersikap dan bertindak bagi warga negara, seperti nilai gotong-royong, nilai persatuan dan kesatuan, nilai kejujuran, keadilan, dan nilai tanggung jawab;
b. sumber motivasi untuk berbuat sesuatu;
c. benteng perlindungan bagi keberadaan suatu bangsa, seperti: nilai Pancasila telah mampu melindungi bangsa Indonesia dari rongrongan musuh dan mampu mempererat persatuan bangsa Indonesia.

Norma sosial adalah kebiasaan, tata kelakuan atau adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat. Norma sosial itu mengandung aturan-aturan dan petunjuk-petunjuk mengenai tata kehidupan, mengenai benar atau salah, baik atau buruk, pantas atau tidak pantas, dan harus dipatuhi oleh seluruh warga masyarakat. Jika norma dilanggar, si pelaku akan mendapat sanksi. Norma itu memiliki kekuatan mengikat, warga harus mematuhi.

Fungsi norma sosial, yaitu:

a. untuk mengatur kehidupan bersama agar tertib dan teratur, misalnya: norma hukum, norma agama, norma adat istiadat, dan sebagainya;
b. sebagai alat pengendali sosial, misalnya: undang-undang, hukum, dan adat;

c. untuk menjaga kelestariannya, misalnya: adab, kesusilaan, hukum, dan adat istiadat;
d. untuk tolok ukur terhadap perbuatan salah atau benar, boleh atau tidak boleh, sopan atau tidak sopan, misalnya: undang-undang, hukum, dan agama; dan
e. sebagai pegangan dan pedoman dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari.

Nilai (value) mengacu pada pertimbangan terhadap suatu tindakan, benda, cara untuk mengambil keputusan apakah sesuatu yang bernilai itu benar (mempunyai nilai kebenaran), indah (nilai keindahan/estetik), dan religius (nilai ketuhanan). Pengertian nilai sosial adalah penghargaan yang diberikan masyarakat terhadap sesuatu yang dianggap baik, luhur, pantas dan mempunyai daya guna fungsional bagi masyarakat

Nilai bagi manusia berfungsi sebagai landasan, alasan, atau motivasi dalam segala tingkah laku dan perbuatannya. Nilai mencerminkan kualitas pilihan tindakan dan pandangan hidup seseorang atau masyarakat. Sebuah interaksi sosial memerlukan pertimbangan nilai baik itu dalam mendapatkan hak maupun dalam menjalankan kewajiban. Dengan demikian, nilai mengandung standar normatif dalam perilaku individu maupun dalam masyarakat.

Ciri-ciri nilai sosial

a. Merupakan hasil ciptaan masyarakat melalui interaksi antara warga masyarakat.
b. Disebarkan dikalangan warga masyarakat melalui proses sosialisasi (proses pelajar)
c. Merupakan bagian dari usaha pemenuhan kebutuhan dan kepuasan sosial.
d. Berbeda-beda antara masyarakat yang satu dengan masyarakat lainnya.
e. Dapat memengaruhi pengembangan diri warga masyaraka dengan tingkat pengaruh yang berbeda-beda antara warga masyarakat.
f. Nilai-nilai sosial yang ada dalam masyarakat, satu sama lain cenderung berkaitan