4 Pembentuk Struktur Sosial

Setiap elemen ini sangat erat hubungannya sehingga harus terpenuhi. Tanpa satu elemen saja, maka struktur social didalam masyarakat tidak terwujud secara sempurna. Elemen-elemen tersebut di antaranya:

1. Status Sosial

Status sosial adalah keadaan atau posisi seseorang dalam masyarakat yang meliputi keseluruhan posisi sosial yang terdapat dalam kelompok besar masyarakat dari yang paling rendah sampai paling tinggi

Status sosial terbagi:
a. Ascribed status, adalah status yang diberikan seseorang secara otomatis melalui kelahiran. Misalnya, gelar ningrat.

b. Achieved status, adalah status yang didapat seseorang melalui usaha sendiri. Latar belakang status ini adalah bersekolah, mempelajari keterampilan, berteman, dan menciptakan sesuatu yang baru. Misalnya, sarjana.

c. Assigned status, adalah status yang diberikan seseorang karena telah berjasa melakukan sesuatu untuk masyarakat. Misalnya, pahlawan.

2. Peran Sosial (Role)

Merupakan seperangkat harapan terhadap seseorang yang menempati suatu posisi atau status sosial tertentu. Di dalam struktur sosial peran sangat penting untuk menjadi stabilisator. Seperti pandangan fungsionalisme peran mampu menstabilkan tindakan-tindakan dalam masyarakat. Tetapi peran sosial bisa menjadi tidak berfungsi karena adanya pembatasan interaksi individu.

Loading...

3. Kelompok Sosial

Merupakan sejumlah orang yang memiliki norma-norma, nilai-nilai dan harapan yang sama, serta secara sadar dan teratur saling berinteraksi. Kelompok sosial juga sangat vital dalam struktur sosial karena sebagian besar interaksi sosial di masyarakat berlangsung dalam kelompok.

4. Institusi (Lembaga Sosial)

Merupakan pola terintegrasi dari kepercayaan dan perilaku yang dipusatkan pada kebutuhan dasar sosial. Melalui institusi ini struktur social dalam masyarakat akan terlihat dan juga akan menjadi aspek yang fundamental.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *