Sifat-sifat Logam

Logam dikombinasi dengan logam lain dan beberapa unsur non-logam untuk membentuk sejumlah besar paduan yang meningkatkan sifat-sifat logam dalam aplikasi tertentu, misalnya, kombinasi besi, nikel dan kromium memberikan serangkaian paduan stainless steel yang umum digunakan Logam seperti nikel, vanadium, molibdenum, kobalt, tanah jarang dan kelompok logam platinum mengaktifkan reaksi katalitik untuk sintesis banyak bahan kimia organik dari minyak bumi.

Berbagai macam senyawa logam dan garam memberikan sifat bermanfaat bagi produk seperti plastik dalam hal warna, kecerahan, tahan api dan ketahanan terhadap degradasi. Fotografi telah dimungkinkan oleh efek cahaya pada garam logam.

Logam banyak kita jumpai di sekitar kita, contohnya besi, aluminium, tembaga, perak, emas, dan lain-lain. Pada umumnya logam mempunyai sifat fisis, antara lain:

  1. penghantar panas yang baik;
  2. penghantar listrik yang baik;
  3. permukaan logam mengkilap;
  4. dapat ditempa menjadi lempeng tipis;

Kemampuan logam berubah bentuk jika ditempa disebut maleabilitas. Kemampuan logam berubah bentuk jika ditempa dimanfaatka untuk membuat berbagai macam jenis barang, misalnya golok, pisau, cangkul, dan lain-lain. Sifat-sifat di atas tidak dimiliki oleh unsur-unsur bukan logam (non logam).

Jika dilihat dari konfigurasi elektronnya, unsur-unsur logam cenderun melepaskan elektron (memiliki energi ionisasi yang kecil), sedangkan unsur-unsur non logam cenderung menangkap elektron (memiliki energi ionisasi yang besar). Dengan demikian, dapat dilihat kecenderungan sifat logam dalam sistem periodik, yaitu dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin besar dan dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin kecil.

Pada tabel periodik, batas antara unsur-unsur logam dan non logam sering digambarkan dengan tangga diagonal yang bergaris tebal. Unsur-unsur di daerah perbatasan mempunyai sifat ganda. Misalnya logam berilium (Be) dan aluminium (Al), logam-logam tersebut memiliki beberapa sifat bukan logam, dan biasa disebut unsur amfoter. Adapun logam yang berada di sebelahnya (dalam tabel periodik) yaitu Boron (B) dan Silikon (Si) merupakan unsur non logam yang memilki beberapa sifat logam, dan disebut unsur metaloid.