Pengertian Akurasi dan Presisi

Akurasi mengacu pada kedekatan nilai yang diukur dengan nilai standar atau yang dikenal. Misalnya, jika di laboratorium Anda mendapatkan pengukuran berat 3,2 kg untuk zat tertentu, tetapi berat aktual atau dikenal adalah 10 kg, maka pengukuran tidak akurat. Dalam hal ini, pengukuran ini tidak dekat dengan nilai yang dikenal. Presisi mengacu pada kedekatan dua atau lebih pengukuran satu sama lain.

Menggunakan contoh di atas, jika Anda menimbang zat yang diberikan lima kali, dan 3,2 kg setiap kali, maka pengukuran sangat tepat. Presisi independen dari akurasi. Anda bisa menjadi sangat tepat tapi tidak akurat, seperti dijelaskan di atas. Anda juga dapat akurat tetapi tidak tepat.

Akurasi (ketepatan) adalah kesamaan atau kedekatan suatu hasil pengukuran dengan angka atau data yang sebenarnya (true value / correct result).

Presisi (ketelitian) adalah kesesuaian diantara beberapa data pengukuran yang sama yang dilakukan secara berulang. Tinggi rendahnya tingkat ketelitian hasil suatu pengukuran dapat dilihat dari harga deviasi hasil pengukuran.

Sebagai contoh, jika rata-rata, pengukuran Anda untuk zat tertentu yang dekat dengan nilai diketahui, tetapi pengukuran terlihat jauh dari satu sama lain, maka Anda memiliki akurasi tanpa presisi.

Sebuah analogi yang baik untuk memahami akurasi dan presisi adalah membayangkan pemain basket melempar bola ke keranjang. Jika pemain menembak dengan akurasi, tujuannya akan selalu mengambil bola mendekati atau ke dalam keranjang. Jika pemain menembak dengan presisi, tujuannya akan selalu mengambil bola ke lokasi yang sama yang mungkin atau mungkin tidak dekat dengan keranjang. Seorang pemain yang baik akan baik akurat dan tepat dengan menembak bola dengan cara yang sama setiap kali dan setiap kali masuk ke dalam keranjang.

Loading...
Loading...

One thought on “Pengertian Akurasi dan Presisi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *