Perbedaan Marmer dan Granit

Marmer adalah batu kapur mengkristal yang dapat mengambil pada cat tinggi dan digunakan dalam bangunan (countertops, lantai, dll) atau patung. Hal ini terbentuk melalui re-kristalisasi batuan tertentu (batu kapur atau dolomit) di bawah panas dan tekanan. Hal ini biasanya putih keabu-abuan dengan urat gelap berjalan melalui itu. Granit adalah keras, kristal batuan beku yang digunakan dalam membangun. Hal ini dibentuk oleh pendinginan magma, yang sering perangkap batuan lainnya di dalamnya. Muncul dalam beberapa warna dengan berbagai warna berbintik-bintik yang berbeda di seluruh.

Granit lebih tahan lama (tahan terhadap chipping, menggaruk, [pewarnaan) digunakan di rumah, dan karena itu lebih populer untuk dapur, sementara marmer masih populer di daerah rendah lalu lintas. Corak marmer terbentuk dari berbagai kotoran yang terdapat pada batuan kapur, selama proses pembentukan marmer berlangsung. Corak marmer ditentukan oleh alur urat/vena yang dimilikinya. Motif marmer sukar diseragamkan karena arah urat yang berbeda-beda

Perbedaan Marmer dan Granit
Perbedaan Marmer dan Granit

Granit adalah salah satu batu yang termasuk dalam batuan beku. Batu ini terbentuk dari proses pendinginan magma cair dalam kurun waktu tertentu. Batu granit mempunyai struktur yang kokoh, antigores, dan awet. Corak yang timbul pada batu ini disebabkan oleh perbedaan kandungan unsur-unsur di dalamnya.