Sel Tulang dan Fungsinya

Ada dua kategori dari sel-sel tulang. Osteoklas berada dalam kategori pertama. Mereka menyerap (melarutkan) tulang. Kategori lain adalah keluarga osteoblas, yang terdiri dari osteoblas yang membentuk tulang, osteosit yang membantu menjaga tulang, dan sel-sel yang melapisi yang menutupi permukaan tulang. Tulang atau boneĀ  dalam bahasa inggris, merupakan salah satu bagian penting yang memilki peranan yang luar biasa dalam keseharian kita.

Tulang yang berwarna putih dan keras ini merupakan suatu jaringan hidup yang terspesialisasi dan dibentuk oleh bahan-bahan organik yaitu : sel dan protein penyusun tulang (kolagen, osteonektin, dll).

Tak hanya bahan organik saja, tulang juga tersusun atas bahan anorganik seperti kalsium, posfat, magnesium, natrium, dan bahan anorganik lainnya. Jumlah kalsium terbanyak pada tubuh tersimpan pada tulang. Peran tulang dalam tubuh kita itu banyak, yaitu :

  1. Suporter untuk tubuh dan organ lainnya
  2. Protektor untuk struktur vital bagi diri kita, contoh : jantung
  3. Menjadi dasar dalam mekanisme pergerakan tubuh kita
  4. Tempat penyimpanan garam mineral, contoh : calcium
  5. Tempat penghasil sel darah yang baru (tepatnya pada bagian sumsum tulang)

Sel-sel Penyusun tulang

Organ yang mengalami perkembangan terus menerus sejak kita dalam rahim ini ternyata memiliki matriks atau substansi dasar atau bagian dalam suatu jaringan yang memiliki peran dalam mencetak sesuatu hal dan matriks tulang ini tersusun atas 3 macam sel yaitu :

  1. Osteosit : sel tulang dewasa yang telah mengalami kalsifikasi
  2. Osteoblas : sel tulang muda yang dapat menghasilkan bahan organik
  3. Osteoklas : sel tulang yang berperan dalam pengerusakan tulang dan pembentukan tulang baru

Ketiga macam sel tersebut memilki peranan masing-masing dalam pengaturan fungsi dari organ putih kita ini. Mau tau bagaimana ketiga sel tersebut bekerja???

Yang pertama kita bahas tentang osteoblas. Osteoblas merupakan sel tulang yang berperan dalam menghasilkan bahan organik yang penting untuk menyusun tulang kita, contoh bahan organik yang dibuat : kolagen tipe I, proteoglikan, dan osteonektin. Osteoblas dapat berubah menjadi osteosit melalui proses yang tidak singkat, inti dari proses ini osteoblas akan diselubungi oleh bahan yang diproduksi olehnya dan terjadi pula kalsifikasi dimana ion kalsium akan berkumpul dan berikatan dengan sel osteoblas tadi.

Loading...

Akhirnya osteosit terbentuk. Osteosit ini adalah sel tulang dewasa yang berperan sebagai sel yang menjaga matriks tulang. Sel ini akan mengalami kematian bila terjadi resopsi tulang yang dilakukan oleh osteoklas

Resorpsi Tulang

Resorpsi tulang merupakan proses pendegradasian dari matriks tulang oleh osteoklas. Resorpsi tulang ini dapat dikatakan pula suatu proses pengerusakan tulang oleh osteoklas yang berdampak pada pengeluaran isi atau bahan pembentuk matriks tulang. Osteoklas ini sejenis dengan makrofag yang khusus berada di tulang. Proses resorpsi tulang ini bertujuan dalam mengatur kadar kalsium dalam tubuh dan tahapan dalam bone remodelling atau pembaharuan matriks tulang yang rusak. Menariknya proses ini diatur oleh berbagai macam komponen pendukung (inisiator) dan penghambat (inhibitor). Kedua komponen ini pentingan agar resorpsi tulang dapat terjadi dalam keadaan normal sehingga tidak menimbulkan masalah dalam tubuh kita.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *