Fungsi Basofil

Sebuah granulosit (salah satu jenis sel darah putih) yang dapat mengeluarkan zat biologis aktif seperti histamin,[ proteoglikan, atau produk cyclooxigenase. Basofil diproduksi terus-menerus oleh sel-sel induk dalam sumsum tulang.

Mereka adalah 12-15 mikron dalam diameter. Inti matang basophile memiliki 2 atau 3 lobus. Fungsi basofil tidak sepenuhnya dipahami, tetapi diketahui bahwa mereka mampu menelan partikel asing dan menghasilkan heparin dan histamin (zat kimia yang menyebabkan peradangan), dan sering dikaitkan dengan asma dan alergi.

Sel terkait, yang dikenal sebagai sel-sel mast, sering dikaitkan dengan membantu menyediakan mediator untuk memulai reponses kekebalan tubuh.

Basofil adalah jenis leukosit yang terlibat dalam reaksi alergi jangka panjang seperti asma, alergi kulit, dan lain-lain. Nilai normal dalam tubuh: 0 – 1%. Sel ini jarang ditemukan dalam darah tepi normal.

Sel ini mempunyai banyak granula sitoplasma yang gelap menutup inti serta mengandung heparin dan histamin. Pada reaksi antigen-antibodi basofil akan melepaskan histamin dari granulanya.

Di dalam jaringan basofil berubah menjadi sel mast basofil mrmpunyai tempat perlekatan immunoglobulin E (IgE) dan degranulasinya disertai dengan pelepasan histamin. Basofil terutama bertanggung jawab untuk memberi reaksi alergi dan antigen dengan jalan mengeluarkan histamin kimia yang menyebabkan peradangan.

Basofil mengeluarkan bahan alami anti-pembekuan heparin, yang memastikan bahwa jalur pembekuan dan koagulasi tidak terus berlangsung tanpa pengawasan.

Loading...
Fungsi Basofil
Fungsi Basofil

Basofil juga terlibat dalam pembentukan respon alergik. Sel-sel ini memiliki fungsi sangat mirip dengan sel mast, yaitu sel pencetus peradangan jaringan tertentu. Akan tetapi yang berbeda adalah basofil beredar dalam darah. Jumlah basofil dalam sel darah putih yang bersirkulasi adalah 1%.

Incoming search terms:

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *