Ciri-ciri Molekul Polar

Air, atau H2O, adalah contoh dari molekul polar. Atom oksigen dalam molekul air memiliki elektronegativitas lebih besar dari atom hidrogen itu kovalen untuk, mengakibatkan pergeseran dipole di mana obligasi negatif tertimbang pada akhir oksigen dan positif berbobot akhir hidrogen. Dan berikut ini merupakan penjelasan singkat tentang molekul polar beserta ciri-cirinya.

Suatu molekul bersifat polar  apabila  tersusun atas atom-atom yang berbeda  dan bentuknya  tidak menyebabkan ia bersifat nonpolar seperti H2O  dan NH3. Suatu molekul yang tersusun  atas atom-atom  yang sama  dapat juga bersifat polar, misalnya ozon (O3).

Senyawa polar adalah senyawa yang terbentuk dari atom-atom yang mempunyai perbedaan keelektronegatifan  besar. Pada senyawa polar, elektron yang digunakan bersama tertarik lebih kuat ke salah satu atom. Akibatnya salah satu atom  akan menjadi lebih bermuatan  negatif dan atom lain bermuatan positif. Untuk atom bermuatan negatif di beri tanda parsial negatif dan yang positif diberi tanda parsial positif. Suatu senyawa dikatan polar apabila memilki elektron bebas, perbedaan keelektronegatifan  serta bentuk molekul tidak simetris.

Kepolaran molekul ditentukan oleh harga momen dipolnya ( ). Suatu molekul bersifat polar bila  > 0 atau    0. Adanya perbedaan keelektronegatifan  antara dua atam  yang membentuk ikatan kovalen  menyebabkan  atom  yang lebih elektronegatif kekurangan rapatan elektron, sebaliknya atom  yang  lebih elektronegatif kelebihan rapatan elektron. Akibatnya pada atom yang lebih elektronegatif  terjadi muatan parsial positif ( +), sedangkan pada atom yang lebih elektronegatif  terjadi muatan parsial ( -), seperti  yang terdapat pada molekul HF.

Ciri-ciri senyawa polar:

  • dapat larut dalam air dan pelarut polar lain
  • memiliki kutub + dan kutub – , akibat tidak meratanya distribusi elektron
  • memiliki pasangan elektron bebas (bila bentuk molekul diketahui) atau memiliki perbedaan keelektronegatifan
  • Contoh : alkohol, HCl, PCl3, H2O, N2O5

Contoh:

H2O

H2O  bersifat polar, arah momen dipol adalah dari pusat muatan positif  ke pusat muatan negatif. Pada H2O negatif pada atom O dan positif  pada atom H.

Ukuran kepolaran molekul dinyatakan dengan momen dipol ( ) dengan satuan Deybe (D)atau Coulombmeter (Cm)  dengan `1 D = 3,336 x 10-30 Cm. Momen dipol sering kali dinyatakan  dalam satuan Deybe dibandingkan dengan Coulombmeter. Harga momen dipol beberapa senyawa diberikan dibawah ini:

Tabel1.2. Bentuk dan Momen dipol beberapa molekul

Molekul Bentuk  (D)
CO Linier 0,112
HF Linier 1,78
HCl Linier 1,078
HBr Linier 0,82
HI Linier 0,44
H2O Huruf V 1,85
H2S Huruf V 0,95
SO2 Huruf V 1,62
CO2 Linier 0
COCl2 Trigonal planar 1,17
NH3 Pramida Trigonal 1,47
NF3 Pramida Trigonal 0,23
BF3 Trigonal planar 0
CH3Cl Tetrahedral terdistorsi 1,92
CH2Cl2 Tetrahedral terdistorsi 1,60
CHCl3 Tetrahedral terdistorsi 1,09
CCl4 Tetrahedron 0
CH4 Tetrahedron 0

Makin besar harga momen dipol suatu senyawa maka kepolarannya semakin tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *