8 Ciri-ciri makhluk hidup

Beberapa ciri makhluk hidup antara lain terdiri dari satu atau lebih sel, termasuk kemampuan untuk tumbuh, beradaptasi dan berkembang biak, bersama dengan respon terhadap rangsangan dan proses metabolisme yang diperlukan untuk bertahan hidup. Istilah “makhluk hidup” meliputi hewan, tumbuhan dan organisme sederhana, seperti amuba, jamur, virus dan bakteri.  Secara Ilmiah, makhluk hidup dikelompokkan ke dalam hewan dan tumbuhan, tergantung pada kesamaan mereka.

Sel adalah unit dasar dari makhluk hidup, dan proses dan komponen kimia memiliki kesamaan mendasar dalam semua organisme hidup. Sel mengandung gen yang menentukan karakteristik unik dari makhluk hidup. Selain itu, makhluk hidup membutuhkan energi untuk bertahan hidup.

Tumbuhan menggunakan matahari untuk membuat makanan mereka, tapi hewan tergantung pada makanan dari lingkungan. Makhluk hidup berkembang atau tumbuh melalui perubahan yang diselenggarakan dalam bentuk dan fungsi tubuh.

Pertumbuhan juga melibatkan proses memperbaiki sel-sel dan jaringan yang rusak. Tanggap terhadap lingkungan memungkinkan makhluk hidup untuk beradaptasi dengan perubahan dan bertahan hidup. Kemampuan untuk bergerak secara terbatas pada beberapa makhluk hidup, seperti tumbuhan. Kebanyakan makhluk hidup juga bekerja dan tergantung pada bentuk kehidupan lain untuk bertahan hidup.

Misalnya kebanyakan hewan bergantung pada hewan dan tumbuhan untuk nutrisi. Mereka juga bersaing untuk sumber daya, seperti makanan, air, sinar matahari dan ruang. Ketika makhluk hidup mati, bakteri dan jamur bertindak atas sel dan jaringan mereka, menyebabkan pembusukan dan pelepasan nutrisi ke tanah yang dapat diserap dan dimanfaatkan oleh tumbuhan

Bergerak

Bergerak berarti perpindahan tempat seluruh atau sebagian tubuh organisme. Gerak indah dari satu tempat ke tempat lain disebut gerak aktif, sedangkan gerak sebagian tubuh tanpa harus berpindah tempat disebut gerak pasif. Contoh gerak pasif misalnya mekarnya bunga, gerak akar mencari air.

Bernapas (respirasi)

Bernapas adalah proses mengambil oksigen dari luar dan menggunakannya dalam tubuh untuk proses oksidasi yang akan menghasilkan energy dan sisa pernapasan berupa karbondioksida (CO2) dan air (H2O). Pernapasan dibedakan menjadi dua, yaitu:Ciri-ciri makhluk hidup

  1. Pernapasan aerob, yaitu pernapasan yang menggunakan O2
  2. Pernapasan anaerob, yaitu pernapasan yang tidak menggunakan O2

Peka terhadap rangsang(Iritabilitas)

Makhluk  hidup memiliki kemampuan untuk menanggapi rangsang yang diterimanya dengan melakukan gerak baik gerak pasif maupun gerak aktif.

Tumbuh dan berkembang

Pertumbuhan merupakan pertambahan ukuran yang sifatnya irreversible (tidak dapat balik) dan bersifat kuantitatif (dapat diukur) misalnya tinggi tumbuhan, berat tumbuhan. Sedangkan perkembangan adalah perubahan bentuk dan fungsi sel menuju kedewasaan. Kedewasaan ditandai dengan mulai berfungsi alat reproduksi baik pada tumbuhan maupun hewan.

Berkembangbiak (reproduksi)

Tujuan berkembangbiak adalah menghasilkan keturunan dalam rangka mempertahankan jenisnya dari kepunahan

Mengeluarkan zat sisa (eksresi)

Proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh menghasilkan zat sisa yang harus dikeluarkan dari tubuh melalui system eksresi. Alat eksresi pada manusia adalah ginjal mengeluarkan urin, kulit mengeluarkan keringat, hati mengeluarkan empedu dan paru-paru mengeluarkan karbondioksida.

Memerlukan makanan dan Air

Makhluk hidup memerlukan makanan untuk menghasilkan energy, mengganti sel – sel yang rusak dan untuk pertumbuhan. Berdasarkan kemampuan membuat makanan. Makhluk hidup dibedakan menjadi dua, yaitu :

  1. Autotrof, yaitu makhluk hidup yang mampu menyusun sendiri zat organik melalui proses fotosintesis.
  2. Heterotrof, yaitu makhluk hidup yang memperoleh zat organik dengan bergantung pada makhluk hidup lainnya.

Penyesuaian diri terhadap lingkungan (Adaptasi)

Makhluk hidup melakukan adaptasi dengan tujuan untuk mempertahankan hidup / survive terhadap perubahan lingkungan. Contoh adaptasi antara lain ikan paus sering muncul ke permukaan air untuk menghirup oksigen, dan daun jati menggugurkan daun pada musim kemarau.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *