Apa Peran Selaput Lendir?

Selaput lendir juga ditemukan di mata; membran ini disebut membran konjungtiva. selaput lendir terdiri dari jaringan epitel yang menutupi dan melindungi jaringan ikat yang mendasari.

Mereka memiliki banyak kelenjar lendir untuk menjaga mereka lembab. Selaput lendir kering menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti dehidrasi. Misalnya, membran mukosa kering pada lapisan hidung dapat menyebabkan sering hidung berdarah.

Selaput lendir (mucus) adalah garis pertahanan pertama yang dimiliki tubuh karena selaput ini membiarkan molekul vital termasuk nutrisi dan sperma untuk masuk ke dalam tubuh. Selain itu, selaput lendir juga memblokir patogen berbahaya seperti bakteri dan virus tertentu.

membran mukosa rongga tubuh berbaris dan kanal, terutama pencernaan, pernapasan dan saluran urogenital. Mereka berbaris berbagai saluran dan struktur tubuh, termasuk kelopak mata, hidung, mulut, tenggorokan, paru-paru, lambung, usus, ureter, uretra dan kandung kemih.

Mereka memiliki struktur yang berbeda, tetapi mereka semua memiliki lapisan permukaan yang terdiri dari sel-sel epitel di atas lapisan yang lebih dalam dari jaringan ikat.

Membran ini disebut mukosa, karena mereka memiliki sel-sel yang mensekresi musin, yang merupakan mukopolisakarida terutama ditemukan dalam lendir.

Radang selaput lendir hidung atau dikenal dengan istilah Rhinitis ini adalah peradangan pada selaput lendir di dalam rongga hidung. Rhinitis sendiri dibedakan kedalam dua jenis, yakni rhinitis akut dan rhinitis kronis.

Rhinitis akut merupakan peradangan pada selaput lendir di dalam rongga hidung dan sinus-sinus di sekitar rongga hidung yang disebabkan oleh virus dan bakteri.

Apa Peran Selaput Lendir?
Apa Peran Selaput Lendir?

Penyakit ini dapat mengenai hampir setiap orang pada suatu waktu, dan sering kali terjadi pada saat cuaca dingin dengan angka kejadian tertinggi pada awal musim hujan.

Sedangkan rhinitis akut sendiri adalah peradangan kronis yang terjadi pada membran mukosa yang disebbakan oleh infeksi yang berulang, karena alergi, atau karena rhinitis vasomotor.

Pada orang yang sedang terkena rhinitis alergi menjadi lebih sensitif terhadap zat iritan lainnya seperti asap rokok, udara dingin, dan polusi. Rhinitis juga dapat menjadi faktor pemberat pada asma, sinusitis, infeksi telinga, dan menyebabkan gangguan tidur.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *