Perbedaan antara Volume dan Kapasitas Paru-paru

Pernapasan (inspirasi dan ekspirasi) terjadi secara siklis karena gerakan dinding dada dan paru-paru. Perubahan yang dihasilkan dalam tekanan, menyebabkan perubahan volume paru-paru, yaitu jumlah udara paru-paru mampu menempati. Volume ini cenderung bervariasi, tergantung pada kedalaman respirasi, etnis, gender, usia dan penyakit pernapasan tertentu.

Sementara perbedaan diantara volume paru-paru dan kapasitas paru-paru bisa sekilas dijelaskan secara singkat seperti berikut. Volume paru mengukur jumlah udara untuk fungsi tertentu, sedangkan kapasitas paru-paru adalah jumlah dari dua atau lebih volume. Dan untuk mengetahui perbedaan yang lebih banyak lagi langsung saja simak paparan berikut ini!

Volume Paru-paru

Untuk memudahkan pengertian peristiwa ventilasi paru, maka udara dalam paru dapat dibagi menjadi empat volume dan empat kapasitas. Empat macam volume tersebut jika semuanya dijumlahkan, sama dengan volume maksimal paru yang sedang mengembang atau disebut juga total lung capacity, dan arti dari masing-masing volume tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Volume tidal adalah jumlah volume udara yang diinspirasi atau diekspirasi setiap kali bernapas normal, besarnya kira-kira 500 mililiter pada laki-laki dewasa.
  2. Volume cadangan inspirasi adalah volume udara ekstra yang dapat diinspirasi setelah dan di atas volume tidal normal bila dilakukan inspirasi kuat, biasanya mencapai 3000 mililiter.
  3. Volume cadangan ekspirasi adalah volume udara ekstra maksimal yang dapat diekspirasi melalui ekspirasi kuat pada akhir ekspirasi tidal normal, jumlah normalnya adalah sekitar 1100 mililiter.
  4. Volume residu yaitu volume udara yang masih tetap berada dalam paru setelah ekspirasi paling kuat, volume ini besarnya kira-kira 1200 mililiter.

Kapasitas Paru-paru

Setelah mengetahui volume paru paru, selanjutnya dapat mengukur kapasitas paru paru, yakni penjumlahan antara dua volume paru paru atau lebih. Dengan demikian, jika hendak mengetahui kapasitas vital paru paru atau Vital Capasity (VC)  maka anda dapat menjumlahkan antara Volume Cadangan Inspirasi ditambah Volume Cadangan Ekspirasi dan Volume Tidal (VC=IRV+ERV+TV). Kapasitas vital paru paru yakni volume udara yang dikeluarkan paru melalui ekspirasi maksimal yang sebelumnya melakukan inspirasi maksimal terlebih dahulu.

Kapasitas paru paru sesorang dapat diukur dengan menggunakan alat spirometer yang dapat mengukur volume udara yang dihirup dan hembuskan berdasarkan waktu. Semua volume diatas dapat diukur menggunakan spirometer, kecuali Volume Residu yang harus diukur dengan FRC dan TLC. Itulah cara mengetahui kapasitas vital paru paru pada manusia yang dapat diukur dengan spirometer maupun FRC dan TLC.

Untuk menguraikan peristiwa-peristiwa dalam siklus paru, kadang-kadang perlu menyatukan dua atau lebih volume paru di atas. Kombinasi seperti itu disebut kapasitas paru.

  1. Kapasitas inspirasi sama dengan volume tidal ditambah volume cadangan inspirasi. Ini adalah jumlah udara (kira-kira 3500 mililiter) yang dapat dihirup oleh seseorang, dimulai pada tingkat ekspirasi normal dan pengembangan paru sampai jumlah maksimum.
  2. Kapasitas residu fungsional adalah jumlah udara yang tersisa dalam paru pada akhir ekspirasi normal (kira-kira 2300 mililiter) yang merupakan hasil jumlah dari volume cadangan ekspirasi dan volume residu.
  3. Kapasitas vital adalah jumlah dari volume cadangan inspirasi ditambah volume tidal dan volume cadangan ekspirasi. Ini adalah jumlah udara maksimum yang dapat dikeluarkan seseorang dari paru, setelah terlebih dahulu mengisi paru secara maksimum dan kemudian mengeluarkan sebanyak-banyaknya (kira-kira 4600 mililiter).
  4. Kapasitas paru total adalah volume maksimum yang dapat mengembangkan paru sebesar mungkin dengan inspirasi sekuat mungkin (kira-kira 5800 mililiter), jumlah ini sama dengan kapasitas vital ditambah volume residu.

Perbedaan Volume dan Kapasitas Paru-paru

  • Kapasitas mengacu pada jumlah ruang dalam sebuah wadah yang bisa diisi, sedangkan volume jumlah ruang bahwa sebuah objek menempati. Sebuah objek cekung dapat memiliki kapasitas dan volume, sedangkan benda padat yang hanya memiliki volume.
  • Bagian dari volume paru-paru diantaranya, volume tidal, volume cadangan inspirasi, volume candangan ekspirasi dan volume residu sedangkan bagian dari kapasitas paru-paru diantaranya, kapasitas inspirasi, kapasitas residu fungsional, kapasitas residu, dan kapasitas paru total.
  • Volume paru-paru bisa disebut bagian dari kapasitas paru-paru sedangkan kapasitas paru-paru bisa merupakan gabungan dua atau lebih volume paru-paru.