Perbedaan antara Unsur dan Senyawa

Unsur dan senyawa adalah salah satu dari konsep dasar dan prinsip-prinsip yang ditemukan dalam studi kimia. Mungkin keduanya adalah bentuk zat murni, tetapi tersusun secara berbeda dan itu yang menjadi salah satu perbedaan antara unsur dan senyawa. Untuk mengetahui perbedaan yang lainnya silahkan simak uraian berikut ini, semoga bermanfaat!

Unsur

Unsur ialah suatu zat yang tidak dapat diubah kedalam bentuk yang lebih sederhana dalam kondisi laboratorium yang biasa atau normal. Dengan kata lain unsur merupakan zat murni yang tidak dapat diuraikan menjadi zat sederhana yang melalui reaksi kimia. Para ahli kimia telah berhasil menemukan lebih dari 100 macam unsur. Hal ini untuk dapat memudahkan pengenalan unsure-unsur tersebut maka dibuatlah system Periodic unsur.

Didalam kehidupan sehari-hari pastinya kita telah mengenal beberapa jenis unsur tersebut misalnya : besi ( Fe ) dan tentunya oksigen yang kita gunakan untuk bernapas. Sebagaian besar unsur dapat ditemukan keberadaannya dialam sedangkan sebagian lainnya merupakan unsur buatan yang ditemukan melalui percobaan. Berdasarkan sifat yang dimilikinya unsur dapat dikelompokan menjadi unsur logam dan non logam.

Sifat-Sifat Unsur Logam

Sifat-sifat unsur logam yang diantaranya ialah :

  • Berwujud padat pada suhu kamar ( 25 derajat celcius )
  • Dapat menghantarkan arus listrik
  • Mengkilap
  • Dapat ditempa dan dibentuk
  • Memiliki titik didih dan titik leleh yang tertinggi.

Contoh dari unsur logam yaitu :

  • Besi
  • Tembaga
  • Emas
  • Platina
  • Dan raksa.

Sifat-Sifat Unsur Non Logam

Sedangkan sifat-sifat yang dimiliki unsure non logam ialah

Loading...
  • Ada yang berwujud padat, cair maupun gas
  • Tidak dapat menghantarkan arus listrik
  • Tidak mengkilap
  • Tidak dapat ditempa dan dibentuk
  • Memiliki titik didih dan titik leleh yang rendah.

Contoh dari unsur non logam yaitu :

  • Karbon
  • Oksigen
  • Neon
  • Nitrogen
  • Dan hydrogen

Senyawa

Senyawa merupakan zat tunggal yang terdiri dari dua unsur atau lebih yang dapat diuraikan ke dalam bentuk yang lebih sederhana melalui reaksi kimia. Sebagian besar zat tunggal yang biasa kita temukan sehari-hari merupakan bentuk dari senyawa. Seperti air ( H2O ), garam ( NaCI ), gula pasir ( CH3COOH ), dan lain-lain. Jika memanaskan gula dengan panas yang tinggi, gula akan menjadi karbon dan uap air. Dan air yang kita peroleh akan terurai menjadi hydrogen dan oksigen melalui reaksi kimia lain. Dengan demikian air dan gula merupakan suatu senyawa karena terdiri dari beberapa unsur.

Berbeda dengan komponen penyusun suatu campuran yang masih mempertahankan sifat-sifat aslanya unsure-unsur penysun suatu senyawa sudah tidak lagi memperlihatkan sifat-sifat asalnya.

Contohnya :

Garam dapur atau dikenal sebagai garam meja yang tersusun atas unsur klor dan natrium. Garam ini memiliki sifat yang sangat berbeda dengan sifat-sifat unsur penyusunnya.

Perbedaan Unsur dan Senyawa

  • Unsur tersusu dari satu jenis atom, sedangkan senyawa tersusun dari dua jenis unsur atau lebih secara kimia.
  • Unsur tidak dapat diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana dengan reaksi kimia, sedangkan senyawa dapat diuraikan menjadi unsur-unsur penyusunnya dengan reaksi kimia biasa.
  • Unsur dibedakan dengan nomor atommya sedangkan senyawa dibedakan dengan rasio tetap dan elemen yang berbeda (diatur dalam cara yang ditentukan)
  • Unsur ditunjukkan oleh simbol seperti (H, C, O, Na, dll) sementara ditunjukkan oleh rumus seperti (H20, NaCl, CO2, dll)
  • Pada senyawa perbandingan massa unsur-unsur penyusunnya selalu tetap.
  • Senyawa memiliki sifat berbeda dengan sifat unsur-unsur penyusunnya.
Loading...

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *