Pengertian, Jenis dan Fungsi Karbohidrat

Gula dan pati menyediakan organisme dengan energi untuk fungsi sel, dan selulosa adalah zat berserat yang membentuk dinding sel tanaman.

Peran tanaman

Karbohidrat yang dihasilkan oleh tanaman hijau melalui proses yang dikenal sebagai fotosintesis. Dalam fotosintesis, pigmen yang disebut klorofil (diucapkan klor-uh-fill) pada daun tanaman menyerap energi cahaya dari Matahari Tanaman menggunakan energi cahaya ini untuk mengubah air dan karbon dioksida dari lingkungan menjadi glukosa dan oksigen.

Beberapa glukosa digunakan untuk membentuk selulosa karbohidrat yang lebih kompleks, komponen struktural utama dari dinding sel tanaman.

Beberapa digunakan untuk menyediakan energi untuk sel-sel segera menanam. Sisanya diubah menjadi bentuk kimia yang berbeda, biasanya pati, dan disimpan dalam biji, akar, atau buah-buahan untuk digunakan nanti.

Karbohidrat yang dihasilkan oleh tanaman merupakan sumber energi yang penting bagi hewan. Ketika hewan memakan tanaman, energi yang tersimpan dalam karbohidrat dilepaskan dalam proses respirasi, reaksi kimia antara glukosa dan oksigen untuk menghasilkan energi (untuk pekerjaan sel), karbon dioksida, dan air. Glukosa juga digunakan oleh sel-sel hewan dalam produksi zat lain yang dibutuhkan untuk pertumbuhan.

Jenis karbohidrat

Karbohidrat biasanya dibagi menjadi tiga kategori: monosakarida, memiliki satu unit gula; disakarida, memiliki dua unit gula; dan polisakarida, memiliki banyak unit gula. Susunan atom dalam molekul karbohidrat yang berbeda memberikan setiap sifat spesifik.

Di antara monosakarida yang paling penting adalah glukosa (ditemukan pada tumbuhan dan hewan), fruktosa (gula buah), dan galaktosa (terbentuk dari gula susu laktosa). Glukosa sangat penting dalam proses kehidupan yang vital. Masing-masing gula sederhana terdiri dari nomor yang sama dan jenis atom, diatur secara berbeda. Ketiganya mudah diserap ke dalam aliran darah dari saluran pencernaan.

Disakarida adalah karbohidrat yang terdiri dari dua subunit dari gula sederhana. Mereka termasuk sukrosa (gula meja biasa), maltosa (terbentuk dari pati), dan laktosa (ditemukan dalam susu dan satu-satunya gula tidak terjadi pada tumbuhan).

Enzim dalam saluran pencernaan manusia dan hewan membagi disakarida menjadi monosakarida yang lebih mudah diserap. Sebagai contoh, sukrosa dibagi menjadi gula sederhana glukosa dan fruktosa selama proses pencernaan.

Pengertian dan Fungsi Karbohidrat
Pengertian dan Fungsi Karbohidrat

Polisakarida adalah karbohidrat yang paling melimpah. Sebuah molekul polisakarida dapat berisi ribuan unit glukosa. Karbohidrat sangat kompleks termasuk pati, selulosa, dan glikogen. Pati adalah bentuk biasa di mana karbohidrat disimpan sebagai energi oleh tanaman. Tanaman dapat membagi pati menjadi unit-unit glukosa yang lebih sederhana untuk digunakan sebagai energi bila diperlukan.

Selulosa dikenal sebagai karbohidrat struktural karena serat yang dibentuk oleh molekul. Ini adalah komponen utama dari dinding sel tumbuhan dan terdiri lebih dari setengah dari karbon yang ditemukan pada tumbuhan.

Manusia dan kebanyakan hewan tidak dapat mencerna selulosa untuk makanan tetapi menggunakannya sebagai serat (sering disebut serat) untuk membantu dalam penghapusan limbah oleh usus. Beberapa hewan merumput seperti sapi dan domba memiliki mikroorganisme dalam saluran pencernaan mereka yang sebagian mencerna selulosa, sehingga hewan-hewan ini menggunakan selulosa sebagai makanan.

Glikogen adalah bentuk di mana glukosa disimpan dalam hati dan otot hewan untuk kebutuhan energi. Glikogen otot digunakan terutama untuk bahan bakar kontraksi otot (seperti selama latihan). Hati glikogen digunakan untuk mengembalikan glukosa ke dalam darah ketika kadar gula rendah (misalnya antara waktu makan).

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *