Pengertian dan Kegunaan Oksigen

Pada manusia, oksigen terutama diserap melalui paru-paru dan dibawa ke seluruh tubuh dalam sel darah untuk menyediakan elemen kunci untuk aktivitas selular. Oksigen memiliki peranan penting bagi kelangsungan hidup sebagian besar organisme. Lalu apa dan kegunaa oksigen itu? Untuk tahu jawabannya langsung saja simak paparan singkat berikut ini. Oksigen (O), merupakan unsur kimia non logam dari Grup 16 (VIa, atau kelompok oksigen) dari tabel periodik.

Oksigen tidak berwarna, tidak berbau, gas hambar yang penting untuk organisme hidup, diambil oleh hewan dan mengubahnya menjadi karbon dioksida; tanaman menggunakan karbon dioksida dan mengembalikan oksigen kembali ke atmosfer.

Oksigen membentuk senyawa dengan bereaksi dengan hampir semua unsur lainnya, dan juga oleh reaksi yang menggantikan unsur-unsur dari kombinasi mereka satu sama lain; dalam banyak kasus, proses ini disertai dengan produksi panas dan cahaya dan dalam kasus seperti ini disebut combustions. Senyawa yang paling penting dari oksigen adalah air.

Sejarah Oksigen

Oksigen ditemukan sekitar tahun 1772 oleh seorang ahli kimia Swedia, Carl Wilhelm Scheele, yang diperoleh dengan pemanasan kalium nitrat, oksida merkuri, dan banyak zat lainnya. Seorang ahli kimia Inggris, Joseph Priestley, secara independen menemukan oksigen pada tahun 1774 dengan dekomposisi termal oksida merkuri dan mempublikasikan penemuannya pada tahun yang sama, tiga tahun sebelum Scheele diterbitkan.

Pada 1775-1780, ahli kimia Perancis Antoine-Laurent Lavoisier, dengan wawasan yang luar biasa, menafsirkan peran oksigen dalam respirasi serta pembakaran, membuang teori phlogiston, yang telah digunakan sampai saat itu; ia mencatat kecenderungan oksigen untuk membentuk asam dengan gabungan berbagai zat yang berbeda dan sesuai bernama elemen oksigen (Oxygène) dari kata Yunani untuk “acid former.”

Kegunaan Oksigen

Oksigen biasanya digunakan sebagai pengoksida, hanya fluorin mempunyai negatif elektron yang lebih tinggi. Oksigen juga digunakan sebagai bahan pengoksida dalam bahan api roket. Oksigen juga penting untuk pernafasan dan digunakan dengan meluas dalam bidang perubatan. Oksigen juga digunakan dengan meluas di kawasan yang kurang oksigen seperti pendaki gunung, juruterbang yang membawa bekalan oksigen tambahan. Oksigen juga digunakan untuk pengimpalan dan dalam proses pembuatan besi dan metanol.

Oksigen merupakan satu unsur penting tubuh manusia, bersama-sama dengan hidrogen, karbon dan nitrogen. Tetapi, oksigen merupakan satu-satunya unsur yang diperlu setiap minit. Kesemua proses penting, seperti pernafasan, peredaran, fungsi otak, penghadaman, penyingkiran bahan buangan, pertumbuhan sel dan tisu, serta pembiakan hanya berlaku apabila terdapat banyak oksigen. Oksigen merupakan sumber tenaga yang segera bagi kebanyakan proses metabolisme dalam sel dan tisu.

Sebagian besar dari produksi oksigen digunakan pada industry baja. Besi tuag yang diperoleh dari tanur tinggi (bsi kasar) mengandung karbon sekitar 3-4 %. Kadar karbon yang terlalu tinggi itu menyebabkan besi tuang kurang kuat dan rapuh. Kadar karbon dalam besi tuang dikurangi dengan oksidasi yang terkendali. Sebagian kecil oksigen digunakan bersama-sama dengan gas asetilen (etuna) untuk mengelas. Pembakaran gas asetilen bias mencapai suhu 3000C. Selain itu oksigen cair digunakan sebagai bahan bakar roket.