Rangka Apendikuler pada Manusia

Tulang kerangka manusia dibagi menjadi dua kelompok. Kerangka aksial meliputi semua tulang (bahwa struktur bentuk tulang) sepanjang sumbu panjang tubuh. Rangka Apendikuler  menyusun sisanya dari kerangka itu, disebut seperti itu karena apendikularis adalah pelengkap dari kerangka aksial. Rangka Apendikuler terdiri atas pinggul, bahu, telapak tangan, tulang-tulang lengan, tungkai, dan telapak kaki.

Secara umum, rangka Apendikuler menyusuun alat gerak, yaitu tangan dan kaki yang dibedakan atas rangka bagian atas dan rangka bagian bawah.

Tulang Bahu

Tulang bahu terdiri atas dua bagian.

  1. Tulang belikat (skapula), Tulang belikat berjumlah 2 buah yang berbentuk segibagu dan taju paruh gagak.
  2. Tulang selangka (klavikula)
  3. Tulang selangka berjumlah 2 buah. Tulang selangka berbentuk seperti huruf s. Ujung yang satu melekat pada tulang dada sedangkan ujung yang lain berakhir pada ujung bahu. Tulang selangka menjadi penghubung antara gelang bahu dan rangka tubuh.

Tulang Panggul (Pelvis)

Tulang panggul terdiri atas tiga bagian.

  1. tulang usus (ileum) berjumlah 2 buah,
  2. tulang duduk (iskhium) berjumlah 2 buah,
  3. tulang kemaluan berjumlah 2 buah.

Tulang Anggota Gerak Atas

Tulang-tulang penyusun anggota gerak atas, antara lain seperti berikut.

a. Tulang lengan atas (humerus)

Tulang lengan atas (humerus) berjumlah 2 buah. Tulang ini merupakan tulang terpanjang dari anggota atas. Tulang humerus sebelah atas bundar tetapi semakin ke bawah menjadi lebih pipih, sedangkan ujung bawahnya lebar dan agak pipih. Pada bagian paling bawah terdapat permukaan sendi yang dibentuk bersama tulang lengan bawah.

b. Tulang hasta (ulna)

Tulang hasta (ulna) berjumlah 2 buah. Tulang-tulang ini berbentuk pipa dengan ujung yang kuat dan tebal. Batang tulang hasta mendekati ujung bawah makin kecil. Fungsinya memberi kaitan kepada otot yang mengendalikan gerakan dari pergelangan tangan dan jari. Ujung bawah tulang hasta kecil dibandingkan dengan ujung atasnya.

c. Tulang pengumpil (radius)

Tulang pengumpil (radius) berjumlah 2 buah. Tulang pengumpil (radius) merupakan tulang pipa dengan sebuah batang dan dua ujung serta lebih pendek daripada tulang hasta.

d. Tulang pergelangan tangan (karpal)

Tulang pergelangan tangan (karpal) berjumlah 2 kali 8 buah.

e. Tulang tapak tangan (metakarpal)

Tulang tapak tangan (metakarpal) berjumlah 2 kali 5 buah tulang.

f. Tulang jari-jari (phalanges)

Tulang jari-jari (phalanges) berjumlah 2 kali 14 ruas jari.

Tulang Anggota Gerak Bawah

Tulang anggota gerak bawah tersusun dari bagian-bagian berikut.

a. Tulang paha (femur)

Tulang paha (femur) berjumlah 2 buah. Tulang paha (femur) merupakan tulang terpanjang dari tubuh, yang berupa tulang pipa dan mempunyai sebuah batang dan dua ujung.

b. Tulang tempurung lutut (patela)

Tulang tempurung lutut (patela) berjumlah 2 buah. Tulang tempurung lutut (patela) terletak di depan sendi lutut, tetapi tidak ikut serta di dalamnya.

c. Tulang betis (fibula)

Tulang betis (fibula) berjumlah 2 buah. Tulang ini merupakan tulang pipa dengan sebuah batang dan dua ujung. Tulang betis adalah tulang sebelah lateral tungkai bawah.

d. Tulang kering (tibia)

Tulang kering (tibia) berjumlah 2 buah. Tulang kering (tibia) ini merupakan kerangka yang utama dari tungkai bawah dan terletak medial dari tulang betis. Tulang kering merupakan tulang pipa dengan sebuah batang dan dua kali ujung.

e. Tulang pergelangan kaki (tarsal)

Tulang pergelangan kaki (tarsal) berjumlah 2 kali 7 buah.

f. Tulang tapak kaki (metatarsal)

Tulang tapak kaki (metatarsal) berjumlah 2 kali 5 buah tulang.

g. Tulang jari kaki (phalanges) berjumlah 2 kali 14 ruas jari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *