Ciri-ciri dan Klasifikasi Porifera

Porifera adalah bentuk paling sederhana dari hewan multi-sel. Porifera sangat beragam dan tersedia dalam berbagai ukuran, warna, bentuk dan struktural yang kompleks. Ukurannya sekitar  1-200cm panjangnya dan diameter 1-150cm. Dan berikut ini merupakan paparan singkat berkaitan dengan ciri-ciri dari porifera dan klasifikasinya.

Ciri-ciri Porifera Sebagai Berikut :

  1. Bentuk tubuhnya menyerupai vas atau jambangan
  2. Tubuhnya terdiri dari 2 lapis
  3. Di antara lapisan luar dan dalam terdapat sel-sel amoebosit dan spikula
  4. Sel amoeboid dan koanosit berfungsi untuk menangkap makanan
  5. Habitatnya di perairan
  6. Memiliki ringga tubuh yang disebut spongocoel
  7. Memiliki lubang masuk air yang disebut ostium dan saluran keluar air yang disebut oskulum
  8. Perkembangbiakan berlangsung secara kawin dan dengan pembentukan tunas.

Ada tiga sistem saluran air pada porifera :

Yaitu ascon, sycon, dan rhagon

  • Tipe Askon

Tipe askon merupakan sistem saluran air yang paling sederhana. Air masuk melalui pori kemudian menuju ke spongosol dan keluar melalui oskulum. Contohnya pada leucoslenia

  • Tipe Sikon

Pada tipe ini air masuk melalui pori menuju ke saluran radial yang berdinding koanosit menuju ke spongosol dan keluar melalui oskulum. Contohnya pada scypha

  • Tipe Ragon atau Leukon

Tipe ragon merupakan tipe saluran air yang paling rumit. Air masuk melalui pori kemudian memasuki saluran radial yang bercabang-cabang dan saling berhubungan. Sel-sel koanosit terdapat pada rongga yang berbentuk bulat. Air kemudian keluar melalui oskulum. Contohnya pada Euspongia danSpongila.

Klasifikasi Porifera

Porifera terdiri dari 3 kelas, yaitu Calcarea, Hexactinellida dan Demospongiae.

  1. Calcarea
    • Spikula terbentuk dari zat kapur.
    • Hidup di laut.
    • Contoh spesies: Sycon, Schyra dan Grantia.
  1. Hexactinellida
    • Spikula terbentuk dari zat kersik/silikat, yaitu zat yang sama dengan pembentuk kaca. Jadi spikula hewan ini seperti kaca.
    • Contoh spesies: Aspergillum, Hyalonema, Regadella.
  2. Demospongiae
    • Spikula hanya berupa serabut-serabut spongin. Karena itu, Demospongiae sering dimanfaatkan sebagai spons.
    • Hidup di air tawar.
    • Merupakan kelas terbesar Porifera (90%)
    • Contoh spesies: Cliona, Hippospongia dan Halicondria.

Peran Porifera dalam Kehidupan Manusia

Beberapa jenis porifera seperti spongia dan hippospongia dapat digunakan sebagai spons mandi dan alat gosok.Namun, spons mandi yang banyak digunakan umumnya adalah spons buatan, bukan berasal dari kerangka porifera.Zat kimia yang dikeluarkannya memiliki potensi obat penyakit kanker dan penyakit lainnya.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *