Perbedaan antara Kelenjar Endokrin dan Eksorin

Endokrin dan eksokrin mengacu pada dua jenis kelenjar dalam tubuh, yang keduanya mengeluarkan produk dalam larutan berair. Istilah yang menunjukkan di mana dan bagaimana produk ini dikeluarkan. kelenjar eksokrin melepaskan produk mereka ke permukaan tubuh, seperti kulit, atau ke rongga, seperti yang di dalam saluran pencernaan. Kelenjar endokrin mengeluarkan zat langsung ke dalam aliran darah.

Kelenjar eksokrin cenderung relatif sederhana dan memiliki efek lokal, sementara yang endokrin melepaskan hormon yang melakukan perjalanan ke seluruh tubuh.

Kelenjar Endokrin

Kelenjar endokrin adalah suatu kelenjar yang tidak memiliki saluran pelepasan untuk mengalirkan hasil getahnya (sekretnya) keluar dari kelenjar. Kelenjar endokrin biasa juga disebut sebagai kelenjar buntu. Hal ini disebabkan karna kelenjar endokrin tidak mempunyai saluran khusus.

Getah yang dihasilkan oleh kelenjar ini disebut sebagai hormon. Hormon bertindak sebagai “pembawa pesan” dan dibawa oleh aliran darah ke berbagai sel dalam tubuh, yang selanjutnya akan menerjemahkan “pesan” tersebut menjadi suatu tindakan. Hormon dalam tubuh ada yang bekerja sepanjang hidup dan ada yang bekerja pada waktu tertentu. Hormon yang mengatur metabolisme aktif selama manusia itu hidup.

Namun,hormon pertumbuhan hilang setelah manusia berumur 20-25 tahun. Melalui darah,homon-hormon itu kemudian secara umum mempengaruhi jaringan-jaringan, berbagai organ maupun sistem organ lain.beberapa hormon juga hanya memiliki pengaruh lokal ditempat yang menghasilkannya. Dalam hubungan dengan susunan saraf, hormon sampai batas tertentu berfungsi menjaga keseimbangan regulasi dan bekerjanya berbagai bagian dalam tubuh.

Hormon-hormon saling mempengaruhi daya kerja masing-masing. Sebagian hormon mempengaruhi secara langsung, sebagian lagi melalui mekanisme pembalikan hipotalamus dan hipofisis. Sistem endokrin tidak memasukkan kelenjar endokrin seperti kelenjar ludah, kelenjar keringat, dan kelenjar-kelenjar lain dalam saluran gastroinstestin.

Fungsi kelenjar endokrin

Adapun beberapa fungsi sistem endokrin, yaitu :

  1. Mengontrol aktivitas kelenjar tubuh
  2. Merangsang aktivitas kelenjar tubuh
  3.  Merangsang pertumbuhan jaringan
  4. Mengatur metabolisme, oksidasi, meningkatkan absorbsi glukosa pada usus halus
  5. Mempengaruhi metabolisme lemak, protein, dan karbohidrat
  6. Memacu pertumbuhan reproduksi dan tingkah laku.

Kelenjar Eksorin

Kelenjar eksorin adalah kelenjar yang melepaskan sekresinya ke dalam duktus pada permukaan tubuh, seperti kulit, atau organ internal, seperti lapisan traktus intestinal.

Kelenjar eksokrin adalah kelenjar yang melepaskan sekret melalui saluran kelenjar (duktus ekskretorius), misalnya kelenjar ludah atau langsung dalam rongga alat berdekatan, misalnya pada kelenjar dinding usus.

Getah dari kelenjar eksokrin berupa lendir atau lilin selain itu sekret yang dihasilkan juga dapat berupa enzim, keringat, atau ludah bahkan  sewaktu-waktu dapat mengeluarkan sekret berupa racun.

Sel penghasil sekret dinamakan eksokrinosit.  Kelenjar  eksokrin uniseluler, misalnya : sel goblet ( sel penghasil mukus pada usus halus dan saluran pencernaan ). Kelenjar ini mempunyai saluran keluar untuk mengangkut hasil kelenjarnya dan selanjutnya bermuara pada permukaan dalam dan luar tubuh.

Kelenjar eksokrin juga dapat dikategorikan menjadi:

  • Kelenjar serosa – produknya bersifat encer dan seringkali kaya protein.
  • Kelenjar mukosa  – produknya bersifat kental dan seringkali kaya karbohidrat.
  • Kelenjar minyak – produknya berupa lemak.

Perbedaan Kelenjar Endokrin dan Eksorin

  • Perbedaan utama antara kelenjar endokrin dan kelenjar eksokrin adalah bahwa, kelenjar endokrin tidak memiliki saluran dan tetap sebagai blok jaringan.
  • Jadi, sekresi zat kelenjar endokrin kimia langsung ke aliran darah, sedangkan sekresi produk kelenjar eksokrin ke dalam saluran.
  • kelenjar eksokrin mengeluarkan produk mereka ke lingkungan eksternal, tetapi kelenjar endokrin melepaskan produk mereka ke lingkungan internal.
  • Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin beredar melalui aliran darah dan seluruh tubuh dan bertindak pada target, sedangkan produk-produk dari kelenjar eksokrin tidak beredar di seluruh tubuh.
  • Ini kelenjar endokrin memiliki suplai darah relatif besar dibandingkan kelenjar eksokrin.
  • kelenjar eksokrin memiliki struktur yang lebih kompleks daripada kelenjar endokrin.
  • Merokrin, holokrin, dan apokrin tiga cara yang berbeda mensekresi produk kelenjar eksokrin ke saluran, tapi kelenjar endokrin tidak memiliki sistem seperti itu.
  • Tanggapan dari kelenjar endokrin lebih lambat dari kelenjar eksokrin karena perjalanan melalui aliran darah.
  • Sistem endokrin dan fungsi sistem saraf dalam cara yang terkoordinasi untuk menjaga banyak kegiatan tubuh fisiologis, tetapi sistem eksokrin tidak.
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *