Fungsi Silia dan Flagela

Silia dan flagela adalah organel sel yang secara struktural mirip tetapi dibedakan berdasarkan fungsi dan/atau panjang mereka. Silia pendek dan biasanya ada banyak (ratusan) silia per sel. Di sisi lain, flagela lebih panjang dan flagela lebih sedikit per sel (biasanya 1-8). Lalu apa fungsi dari silia dan plagela itu? Untuk tau jawabannya silahkan simak paparan berikut ini!

Silia dan flagela merupakan tambahan serupa cambuk yang terdapat di permukaan luar dari berbagai macam sel eukariot. Jika hanya ada satu atau beberapa struktur, disebut flagela. Jika terdapat dalam jumlah banyak, disebut silia. Flagela cenderung lebih panjang dari silia, tetapi biasanya serupa dalam susunanya.

Silia dan flagela memiliki sumbu yang disebut aksonema. Struktur aksonem sangat kompleks karena tersusun atas mikrotubulus dan protein. Silia dan flagela dibungkus oleh membran, membran silia dan flagela merupakan perluasan dari membran sel.

Flagela juga disebut sebagai perluasan membran sel pada sel-sel eukariota tertentu dengan aksonema internal dan badan basal. Flagela berasal dari membran plasma dan berputar seperti baling-baling. Flagela pada beberapa prokariota merupakan suatu filamen kosong tanpa membran.

Silia dan flagela tumbuh dan tetap melekat pada sebuah badan basal tertanam di dalam sitoplasma. Badan basal identik dengan sentriol dan diproduksi oleh silia dan flagela. Pada silia dan flagela, dynein kekuatan geser dari mikrotubulus terhadap satu sama lain – pertama di satu sisi, kemudian di sisi lain. Silia hanya ditemukan pada sel-sel tertentu dalam tubuh vertebrata. Contoh sel-sel bersilia adalah lapisan epitel saluran telur ( oviduct ) pada wanita, epitel saluran sperma ( epididimis ) pada laki-laki, pada organisme eukariotik uniseluler misalnya Paramaecium caudatum, flagellata dan cilliata.

Fungsi Silia dan Flagela

Silia dan flagela berfungsi untuk menggerakkan cairan di atas permukaan jaringannya. Dan pada beberapa hewan silia dan flagela berfungsi untuk menggerakkan medium cair melewati sel, pada epitel silia berfungsi untuk mengeluarkan partikel debu yang terhisap.

Loading...

Flagela pada ganggang dan jamur berfungsi dalam pergerakan mendorong organisme tersebut ke dalam air. Pada sperma silia berfungsi untuk bergeraknya sperma. Pada sel epitel berfungsi untuk menggerakan cairan.

Beberapa Contoh yang terdapat Silia dan Flagel

Mechanoreceptors Silia utama memanjang dari permukaan apikal sel-sel epitel yang melapisi tubulus ginjal dan monitor aliran fluida melalui tubulus. Mewarisi cacat dalam pembentukan silia ini menyebabkan penyakit ginjal polikistik. Chemoreceptors Kami mendeteksi bau oleh reseptor pada silia utama dari neuron penciuman. Selama perkembangan embrionik (dan mungkin nanti juga), banyak sel mendeteksi sinyal molekul ekstraselular dengan reseptor terlokalisasi pada silia utama mereka. Sinyal ini ditransduksi ke dalam nukleus di mana mereka mengubah ekspresi gen. Fotoreseptor Segmen luar batang dalam retina vertebrata juga merupakan turunan dari silia utama.

Flagellata Flagellata dicirikan dengan adanya satu hingga beberapa filamen panjang (flagela) yang terdapat pada ujung anterior tubuh dan berfungsi sebagai alat gerak. Selain dipakai untuk berenang, flagela juga dimanfaatkan untuk menimbulkan arus yang dapat membawa makanan masuk kedalam mulutnya.

Flagela juga berfungsi sebagai alat yang peka ( indera ) untuk mengetahui keadaan lingkungannya. Ciliata Ciliata berasal dari bahasa latin cilium yang artinya kelopak mata, dan bahasa yunani Pherin yang artinya bergerak sambil mengangkat dan melayang. Anggota ciliata ditandai dengan adanya organ silia ( bulu getar ) pada suatu tahap dalam hidupnya. Silia digunakan untuk bergerak dan mencari makan.

Bentuk Silia dan Flagela

  1. Bentuk Silia

Silia berbentuk seperti rambut, menyerupai untaian karbon dari hifa yang muncul di sepanjang sisi kulit. Silia berdiameter 0,25 mikrometer, panjang 2 sampai 20 mikrometer, banyak terdapat pada hewan bersel satu. Memiliki rangka mikrotubul ( bulu halus ) disebut aksonema. Penampang melintang aksonema itu terdiri dari 9 doublet dan 2 singlet, yang doublet terletak di pinggir bersusun radial, yang singlet ditengah.

Didalam silia terdapat protein yang berasosiasi. Silia mempunyai struktur yang lebih pendek dari pada flagela, lebih banyak jumlahnya dan lebih kaku. Silia berukuran lebih halus dibandingkan dengan flagela. Silia bekerja seperti dayung, dengan tenaga yang berganti-ganti dan kibasan balik yang menghasilkan gaya yang arahnya tegak lurus terhadap sumbu silianya.

  1. Bentuk Flagela

Flagela berbentuk seperti cambuk dan tonjolan, berdiameter sama dengan silia, tetapi lebih panjang daripada silia, yaitu berukuran panjang 10 sampai 200 mikrometer. Selain itu jumlah flagela biasanya terbatas, hanya satu atau beberapa untuk setiap sel. Flagela bergerak seperti ombak yang menghasilkan gaya yang searah dengan sumbu flagela.

Kesimpulan

Silia adalah tonjolan halus yang bnayak dan pendek terdapat pada satu sel, bergerak ke satu arah. Jika sel-selnya melapisi suatu lumen ( rongga ), silia sel-sel itu bergerak berurutan dan berirama. Tiap silia memiliki badan dasar ( kinetosom ) yang terdiri atas : badan dasar, dan akar. Jika dilihat dari penampang melintang, dibawah mikroskop elektron akan terlihat mengandung 9 pasang filamen ditepi dan satu pasang di tengah. Filament itu mengandung aktin dan myosin yang terdapat pila pada sel otot. Silia bergerak dalam medium air, jika individu tidak hidup pada tempat lembap atau suatu lapisan sel tidak berlendir, sel-sel silia tidak bisa berfungsi.

Flagela disebut sebagai perluasan membran sel pada sel-sel eukariota tertentu dengan aksonema internal dan badan basal. Penampang melintang flagela mengandung filament yang bersusunan sama dengan silia dan memiliki kinetosom. Flagela juga bergerak dalam medium air, arah gerakkan ke segala arah.

Incoming search terms:

Loading...

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *