Perbedaan antara Kelenjar Hipofisis (Pituitary) dan Pineal

Dilihat dari definisi dan perannya kedua kelenjar ini tentunya memiliki perbedaan, seperti halnya berikut ini. Hipofisis adalah kelenjar master dari tubuh, dan berhubungan dengan pertumbuhan, di antara sejumlah hal lainnya. Ini “berkomunikasi”  dengan  hormon hipotalamus yang melepaskan hormon untuk mengontrol kelenjar lainnya. Sedangkan, Kelenjar pineal adalah kelenjar  yang memproduksi melatonin. Itulah yang membantu mengatur siklus tidur.

Ini memiliki beberapa efek pada perkembangan seksual, dan hibernasi pada mamalia lainnya. Lalu, masihkah ada perbedaan-perbedaan lainnya? Silahkan simak uraian berikut ini!

Kelenjar Hipofisis (Pituitary)

Kelenjar ini disebut pula hypophysa terletak pada lekukan tulang di dasar otak (sela tursika) di bawah diencephalon. Suatu tangkai yang menghubungkan antara kelenjar ini dengan diencephalon disebut Infundibulum. Kelenjar ini walaupun kecil, fungsi dan strukturnya merupakan organ tubuh yang sangat rumit dan sulit, terdiri dari dua bagian utama, yaitu adenophipofisa dan neurohipofisa.

Pada stadia embrionik, kelenjar ini berasal dari gabungan elemen neural yang tumbuh ke bawah dari diencephalon dan elemen epithel (kantung rathke) yang tumbuh ke atas dari bagian dorsal rongga mulut. Pertumbuhan dari hypophysa, berasal dari dua macam organ, yaitu: Neurohypophyse dan Adenohypophyse.

Neurohypofise dibentuk dari bagian alas diencephalon (Infundibulum) sedangkan Adenohypophyse, terbentuk dari perlekukan bagian ektodermal dari rongga mulut embrio (stomodaeum), disebut kantong hypophyse atau kantung rathke. Hubungannya dengan rongga mulut akan hilang setelah pertumbuhan selesai.

Kelenjar Pineal

Selama seribu tahun, kelenjar pineal dikenal sebagai penghubung tubuh manusia dengan alam pikiran yang lebih dalam atau sebuah jendela untuk memasuki dimensi lain. Namun konsep seperti ini telah memudar seiring dengan berjalannya waktu. Ilmu pengetahuan mulai menaruh perhatian padanya dalam upaya untuk memahami fungsi terpendam dari “mata yang tersembunyi”.

Loading...

Sebutan istilah “kelenjar pineal” menciptakan aura yang gaib. Ahli filsafat, fisiologi, fisika, ilmu pengetahuan alam dan matematika Perancis yang terkenal, Rene Descartes (1596 – 1650) menyebutnya “pusat dari jiwa.” Yang lain mempercayai inilah Pusat yang membawa “kode kehidupan” dan menyampaikan berbagai pesan ke tubuh. Penelitian akademik baru baru ini telah menemukan bahwa kelenjar pineal berisi sel-sel peka cahaya yang berfungsi seperti sel-sel retina mata, yang  membuktikan kebenaran bahwa kelenjar pineal dapat “melihat.” Kemudian, dikenal juga sebagai “mata ketiga.” Penelitian modern pada produksi melatonin oleh kelenjar pineal telah membongkar sedikit misteri kelenjar pineal.

Kelenjar pineal itu organ berbentuk kerucut yang rata, sebesar kacang polong terletak di pusat otak tengah. Mencapai ukuran terbesar selama masa kanak-kanak, tetapi mengeras dan menyusut dengan bertambahnya usia.

Produksi melatonin oleh kelenjar pineal ditentukan oleh jumlah cahaya yang diterima, karena kelenjar memainkan peranan jam tubuh, disebabkan oleh kepekaannya terhadap cahaya dan pengaturan siklus tidur-bangun. Selama tidur malam, tingkat melatonin dalam tubuh naik, mencapai puncak antara jam 11 malam dan jam 2 pagi, dan kemudian turun secara dramatis saat hari menjelang fajar. Produksi melatonin berhubungan dengan umur, meningkat pada tiga bulan setelah lahir, memuncak pada usia enam tahun, dan mulai merosot setelah masa puber.

Melatonin memiliki susunan kimia yang sederhana, tetapi memainkan peran yang penting dalam fungsi-fungsi tubuh, mengawasi kerja berbagi kelenjar dan organ, dan mengatur produksi hormon. Juga mengendalikan kelebihan rangsangan syaraf simpatik pada tekanan darah bawah dan memperlambat kecepatan jantung, sehingga mengurangi dampak pada jantung. Juga mengurangi ketegangan jiwa, memperbaiki tidur, mengatur jam biologis tubuh, menghilangkan pengaruh dari perbedaan jam tidur, memperkuat kekebalan, meningkatkan daya tahan tubuh terhadap kuman dan virus, dan mencegah kanker dan pikun.

Perbedaan Hipofisis (Pituitary) dan Pineal

  1. Kelenjar hipofisis terletak di bagian bawah otak dan melekat ke hipotalamus oleh tangkai kecil, sedangkan kelenjar pineal terletak di bagian tengah otak pusat.
  2. Tidak seperti kelenjar pineal, kelenjar hipofisis terdiri dari dua bagian.
  3. Kelenjar Hipofisis mengeluarkan sembilan hormon sementara kelenjar pineal mengeluarkan satu hormon.
  4. Kelenjar pineal membantu mengatur ritme biologis, sedangkan kelenjar hipofisis membantu mengatur banyak proses biologis seperti pertumbuhan, merangsang sekresi hormon lainnya, ejeksi susu, kontraksi uterus, ovulasi, spermatogenesis dll.
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *