5 Jenis bakteri menguntungkan manusia

Bakteri memungkinkan membantu pencernaan makanan dalam berbagai jenis hewan. Sapi, rusa, domba, dan ruminansia lainnya, memiliki organ besar yang dikenal sebagai rumen di mana bakteri hidup dan membantu memecah serat selulosa dan bahan tanaman keras lainnya. Pada manusia, bakteri yang dikenal sebagai Escherichia coli (E. coli) terjadi dimana-mana dalam sistem pencernaan, membantu dalam pemecahan berbagai jenis makanan. Bakteri juga bertanggung jawab untuk produksi vitamin K dan vitamin B tertentu.

Manusia telah menganggap bahwa sebagian besar bakteri bersifat merugikan. Hal tersebut tidaklah sepenuhnya benar karena sebenarnya banyak bakteri yang menguntungkan. Beberapa jenis bakteri ada yang berperan sebagai penghasil antibiotik, vitamin, bahan-bahan kimia, sampai penghasil biosida. Sementara itu, bakteri yang merugikan umumnya menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Agar Anda mengetahui lebih jelas mengenai peranan bakteri, pelajarilah uraian berikut.

Bakteri yang Menguntungkan Manusia.

Peran bakteri dalam kehidupan manusia sangat besar, baik akibat zat yang dihasilkannya maupun akibat dari aktivitasnya. Contoh peran bakteri yang menguntungkan adalah sebagai berikut.

1) Bakteri Pengikat nitrogen bebas. Pada jenis tanaman polong (Leguminaceae), terdapat bintil-bintil pada akarnya (Gambar 2.26). Bintil-bintil akar tersebut mengandung bakteri Rhizobium yang dapat mengikat atau memfiksasi nitrogen bebas dari udara menjadi nitrat (NO3). Akibatnya, nitrogen bebas (N2) yang semula tidak dapat diserap dan tumbuhan secara langsung menjadi dapat dimanfaatkan. Bakteri lain yang dapat mengikat nitrogen dari udara bebas adalah Clostridium, Azotobacter, dan Rhodospirillum.

2) Bakteri Penghasil antibiotik. Antibiotik adalah senyawa yang dihasilkan oleh mikroorganisme yang mampu menghambat pertumbuhan bahkan mematikan mikroorganisme lain. Senyawa ini banyak digunakan di bidang kesehatan. Jenis-jenis bakteri yang mampu menghasilkan antibiotik, antara lain Streptomyces venezuele menghasilkan kloromisin dan kloramfenicol, Streptomyces griceus menghasilkan streptomisin, dan Streptomyces aureofaciens menghasilkan aureomisin.

3) Bakteri Penghasil biosida. Beberapa jenis bakteri ada yang menghasilkan biosida. Biosida adalah pestisida yang dihasilkan oleh makhluk hidup, bukan buatan pabrik (sintetik). Biosida ini jauh lebih aman dibandingkan pestisida karena tidak membahayakan makhluk hidup lain dan tidak mencemari lingkungan. Contoh bakteri yang dikenal sebagai penghasil biosida adalah Bacillus thuringiensis. Bakteri ini sangat efektif dalam menanggulangi berbagai hama, misalnya hama ulat kubis atau Plutella xylostela.

Loading...

4) Bakteri Pembusuk. Dunia ini mungkin akan penuh dengan sampah-sampah organik jika tidak ada bakteri pembusuk atau pengurai. Adanya bakteri pembusuk, sampah-sampah organik akan diuraikan menjadi unsur-unsur hara yang bermanfaat untuk organisme lain. Di dalam saluran pencernaan pada manusia dan beberapa Mamalia lain, terdapat bakteri E. coli yang berperan dalam pembusukan sisa-sisa makanan. Selain itu, bakteri ini membantu pembentukan vitamin K yang penting untuk pembekuan darah.Jenis bakteri menguntungkan manusia

5) Bakteri Perintis vegetasi di suatu ekosistem. Contoh bakteri yang berperan sebagai vegetasi perintis adalah Cyanobacteria. Cyanobacteria sangat bermanfaat bagi manusia. Hampir tidak ada satu spesies pun yang merugikan. Cyanobacteria merupakan kelompok perintis vegetasi. Jika pada suatu daerah tidak ada makhluk hidup yang tinggal, kelompok ini mampu mengawalinya sebagai tempat tumbuh. Hal ini karena Cyanobacteria memiliki daya toleransi yang tinggi terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan. Di dalam ekosistem, Cyanobacteria bertindak sebagai produsen dan menjadi bahan makanan bagi ikan dan udang kecil. Cyanobacteria pun dapat dijadikan sebagai sumber bahan pangan. Contoh dari Cyanobacteria adalah Spirulina yang dapat dijadikan sumber makanan alternatif karena mengandung protein yang cukup tinggi. Selain itu, Cyanobacteria juga dapat menyuburkan tanah pertanian. Cyanobacteria bersel tunggal spesies Anabaena azollae dapat bersimbiosis dengan paku air jenis Azolla pinnata (Gambar 2.27). Anabaena dapat mengikat nitrogen bebas dari udara. Dengan demikian, perairan yang mengandung Azolla pinnata akan cukup mengandung nitrogen yang dapat digunakan oleh tumbuhan lain untuk pertumbuhannya.

Incoming search terms:

Loading...

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *