Kromosom: Pengertian, struktur, fungsi, dan Bentuk 1

Kromosom: Pengertian, struktur, fungsi, dan Bentuk

Dalam inti setiap sel, molekul DNA dikemas ke dalam struktur seperti benang yang disebut kromosom. Setiap kromosom terdiri dari DNA dengan erat melingkar berkali-kali di sekitar protein yang disebut histon yang mendukung strukturnya. Dan berikut ulasan singkat tentang kromosom tersebut semoga bermanfaat! Kromosom adalah substansi genetika yang terdapat di dalam nukleus.

Kromosom tersusun atas DNA dan protein histon. Kromosom memiliki fungsi penting bagi tubuh, selain sebagai agen pewarisan sifat juga berfungsi mengatur metabolisme tubuh.

Istilah kromosom berasal dari kata chroma yang artinya warna dan soma artinya tubuh. Hal ini dikarenakan kromosom mampu menyerap warna pada saat membelah sel. Kromosom dalam bentuk benang disebut kromatin yang tersusun atas nukleosom (pilinan DNA dan histon). Ketika sel sedang melakukan pembelahan sel, maka kromatin akan berkondensasi membentuk lebih padat dan pendek. Kromosom ini disebut dengan kromatid.

Pengertian kromosom

Kromosom adalah struktur mirip benang di mana DNA dikemas rapat di dalam nukleus. DNA digulung di sekitar protein yang disebut histon, yang menyediakan dukungan struktural. Kromosom membantu memastikan bahwa DNA direplikasi dan didistribusikan secara tepat selama pembelahan sel. Setiap kromosom memiliki sentromer, yang membagi kromosom menjadi dua bagian – lengan p (pendek) dan lengan q (panjang). Sentromer terletak di titik penyempitan sel, yang mungkin atau tidak mungkin menjadi pusat kromosom.

Struktur Kromosom

Kromosom disusun atas benang – benang kromatin (DNA) yang sangat panjang. Pada saat sel akan membelah, kromatin akan menggulung protein histon (protein globular penyusun kromosom), sehingga bentuknya mememdek dan menebal. Tubuh kromosom tersusun atas :

  • Sentromer Adalah protein yang terdapat pada kromosom yang berfungsi sebagai tempat pengikatan benang – benang spindel (bbs) sentriol. Kinetokor merupakan titik yang terdapat pada bagian sentromer tempat dimana bbs akan mengikat sentromer. Letak sentromer pada kromosom bervariasi, sehingga mampu membagi kromosom sampai menjadi dua bagian.
  • Lengan merupakan bagian kromosom yang terbentuk akibat letak sentromer.
  • Selaput adalah lapisan yang membungkus kromosom
  • Kromonema adalah benang – benang DNA yang menyusun kromosom
  • Telomer adalah bagian ujung kromosom. Berfungsi sebagai titik acuan panjang ketika kromosom berduplikasi. Enzim telomerase mengkatalisis dalam sintesis telomer pada saat kromosom berduplikasi.

Struktur kromosom

Fungsi Kromosom

Adapun fungsi kromosom ialah sebagai berikut:

Identitas suatu organisme

Jumlah kromosom pada setiap individu akan berbeda – beda. Sehingga jumlah kromosom ini dapat dijadikan acuan untuk menunjukkan identitas suatu spesies atau dapat juga dijadikan sebagai acuan apabila terjadi abnormalitas jumlah kromosom sejenis.

Mengandung gen

Kromosom tersusun atas rantau DNA yang mengkode sifat tertentu pada tubuh organisme. Gen adalah unit sifat tertentu yang diatur oleh urutan basa nitrogen pada rantai DNA. Gen terletak di dalam kromosom yang disebut dengan lokus gen.

Agen pewarisan sifat

Keturunan akan mendapat warisan dari induknya berupa sifat yang dimiliki induk. Sifat suatu organisme diatur oleh gen yang terdapat di dalam kromosom. Maka, kromosom merupakan unit atau agen pewarisan sifat dari induk ke anak (karena kromosom mengandung seluruh gen dari induk). Kromosom induk akan diduplikasikan agar mendapat kromosom yang sama untuk dibagikan ke anak.

Mengatur metabolise tubuh

Kromosom terletak di dalam inti sel. Fungsi inti sel ialah mengatur seluruh aktivitas sel, sebenarnya karena di dalamnya terdapat kromosom. Rantai DNA mengandung urutan basa nitrogen yang pada tiap individu akan berbeda. Segala aktivitas di dalam tubuh akan diatur melalui protein yang disintesis berdasarkan cetakan rantai DNA. Dengan demikian, kromosom sebagai substansi materi genetik yang mengandung DNA ini turut mengatur kegiatan sel.

Bentuk Kromosom

Berdasarkan letak sentromernya, kromosom dibagi menjadi empat, yaitu sebagai berikut.

Telosentrik

Telosentrik ini memiliki ciri-ciri yaitu memiliki lengan hanya satu, memiliki bentuk seperti batang, dan letak sentromernya berada di ujung.

Metasentrik

Metasentrik ini memiliki ciri-ciri yaitu mempunyai dua lengan yang sama panjang, dan letak sentromer berada di tengah memiliki bentuk seperti huruf V.

Akrosentrik

Akrosentrik memiliki ciri-ciri yaitu mempunyai dua lengan yang tidak sama panjang, letak sentromernya dekat ujung, dan memiliki bentuk seperti huruf J.

Submetasentrik

Kedua lengan hampir sama panjang, letak sentromer hampir di tengah, memiliki bentuk seperti huruf L.

Kromosom: Pengertian, struktur, fungsi, dan Bentuk
Kromosom: Pengertian, struktur, fungsi, dan Bentuk 2

Dalam inti setiap sel, molekul DNA dikemas ke dalam struktur seperti benang yang disebut kromosom. Setiap kromosom terdiri dari DNA dengan erat melingkar b

Peringkat Editor:
5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *