Ekosistem Mikroba Tubuh

Mikroba ini berada di lokasi yang berbeda dalam ekosistem tubuh manusia dan melakukan fungsi penting yang diperlukan untuk pengembangan manusia yang sehat. Misalnya, mikroba usus memungkinkan kita untuk benar mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan yang kita makan. Aktivitas gen mikroba bermanfaat yang menjajah tubuh mempengaruhi fisiologi manusia dan melindungi terhadap mikroba patogen. Gangguan pada […]

Ciri- Ciri Khusus Suatu Koloni dalam Medium

1) Sifat- sifat koloni pada agar- agar lempengan mengenai bentuk , permukaan dan tepi. Bentuk koloni dilukiskan sebagai titik–titik, bulat, berbenang, tidak teratur, serupa akar, serupa kumparan. Permukaan koloni dapat datar, timbul mendatar, timbul melengkung, timbul mencembung, timbul membukit, timbul berkawah.Tepi koloni ada yang utuh, ada yang berombak, ada yang berbelah- belah, ada yang bergerigi, […]

sebutkan 3 Faktor lingkungan yang Mempengaruhi bakteri berdasarkan suhu optimum

• Psikrotropik: suhu optimum 14-20oC, tetapi dapat tumbuh lambat pada suhu refrigerator (4oC). Kelompok bakteri psikotropik yang penting pada makanan kaleng adalah Clostridium botulinum tipe E dan strain non-proteolitik tipe B dan F. • Mesofilik: suhu optimum 30-37oC. Suhu ini merupakan suhu normal gudang. Clostridium botulinum merupakan salah satu contoh mikroorganisme kelompok ini. • Termofilik: […]

7 Ciri-Ciri Umum Koloni Mikroba

1) Besar kecilnya koloni, ada koloni yang hanya serupa satu titik, ada pula yang melebar sampai menutup permukaan medium 2) Bentuk, ada koloni yang berbentuk bulat, ada yang memanjang, ada yang tepinya rata, ada yang tepinya tidak rata 3) Kenaikan permukaan, ada koloni yang rata saja dengan permukaan medium, ada pula yang timbul, yaitu menjulang […]

Jelaskan 6 Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mikroba

a) Ketersediaan nutrisi Bahan organik mengandung berbagai senyawa yang di antaranya terdapat senyawa-senyawa yang tergolong sulit untuk didegradasi bahkan mungkin terdapat senyawa yang tidak dapat didegradasi secara biologis. Senyawa-senyawa yang termasuk sukar didegradasi diantaranya: lignin, selulosa dan hemiselulosa untuk bahan nabati, sedangkan untuk bahan hewani colagen dan khitin. Kandungan senyawa-senyawa tersebut semakin tinggi akan semakin […]