2 Jenis Pendekatan Perilaku Konsumen

Ada dua pendekatan perilaku konsumen, yaitu pendekatan kardinal dan pendekatan ordinal. a. Pendekatan Kardinal 1) Pendekatan yang didasarkan pada asumsi bahwa tingkat kepuasan yang diperoleh konsumen dapat diukur dengan satuan tertentu (uang, jumlah, buah, dan sebagainya). 2) Penilaian terhadap kepuasan mengonsumsi suatu barang bersifat subjektif. 3) Konsumen bersifat rasional, artinya konsumen bertujuan memaksimalkan kepuasannya dengan […]

4 Macam Sistem Ekonomi

Macam-macam sistem ekonomi sebagai berikut. a. Sistem ekonomi tradisional adalah suatu sistem ekonomi di mana organisasi kehidupan ekonomi dijalankan menurut kebiasaan, tradisi masyarakat secara turun-temurun. b. Sistem ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi di mana pemerintah memegang peranan paling penting atau dominan dalam pengaturan kegiatan ekonomi. Dominasi dilakukan melalui pembatasan-pembatasan terhadap kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh […]

6 Fungsi dari APBN

Berikut fungsi APBN. a. Fungsi otorisasi, mengandung arti bahwa anggaran negara menjadi dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja pada tahun yang bersangkutan. Dengan demikian, pembelanjaan atau pendapatan dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat. b. Fungsi perencanaan, mengandung arti bahwa anggaran negara dapat menjadi pedoman bagi negara untuk merencanakan kegiatan pada tahun tersebut. Bila suatu pembelanjaan telah direncanakan […]

3 Alasan Orang Senang Memegang Uang Secara Tunai

Menurut J.M. Keynes, orang senang memegang uang secara tunai karena tiga alasan, yaitu motif transaksi, motif berjaga-jaga, dan motif spekulasi. a. Motif Transaksi (Transactional Motive) Orang memegang uang untuk memenuhi dan melancarkan transaksi-transaksi yang dilakukan dengan orang lain. Permintaan akan uang dari masyarakat untuk tujuan ini dipengaruhi oleh pendapatan nasional dan tingkat bunga. Semakin besar […]

13 Kegiatan Bank Umum

Kegiatan bank umum antara lain sebagai berikut. 1) Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, dan tabungan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. 2) Memberikan kredit kepada masyarakat atau perusahaan. 3) Menerbitkan surat berharga. 4) Membeli, menjual, dan atau menjamin surat berharga (misalnya wesel, surat pengakuan utang, Sertifikat […]