4 Lingkaran Bumi

Daerah di dekat permukaan bumi dapat dibagi menjadi empat bidang yang saling berhubungan: litosfer, hidrosfer, biosfer, dan atmosfer. Anggaplah mereka sebagai empat bagian yang saling berhubungan yang membentuk sistem yang lengkap, dalam kasus ini, kehidupan di bumi. Ilmuwan lingkungan menggunakan sistem ini untuk mengklasifikasikan dan mempelajari bahan organik dan anorganik yang ditemukan di planet ini.

Nama dari empat bidang berasal dari kata Yunani untuk batu (litho), udara atau uap (atmo), air (hydro), dan kehidupan (bio).

Lithosfer

Litosfer, yang kadang disebut geosfer, mengacu pada semua bebatuan di bumi. Ini termasuk mantel dan kerak bumi, dua lapisan terluar. Batu-batu besar Gunung Everest, pasir Miami Beach dan lahar yang meletus dari Gunung Kilauea Hawaii adalah semua komponen litosfer.

Ketebalan sebenarnya dari litosfer sangat bervariasi dan dapat berkisar dari sekitar 40 km sampai 280 km. Lithosfer berakhir pada titik ketika mineral di kerak bumi mulai menunjukkan perilaku kental dan cairan. Kedalaman yang tepat dimana ini terjadi tergantung pada komposisi kimia bumi, dan panas dan tekanan yang bekerja pada material.

Litosfer dibagi menjadi 15 lempeng tektonik yang saling cocok di sekitar bumi seperti teka-teki bergerigi: Afrika, Antartika, Arab, Australia, Karibia, Cocos, Eurasia, India, Juan de Fuca, Nazca, Amerika Utara, Pasifik, Filipina, Scotia dan Orang Amerika Selatan.

Pelat ini tidak tetap; mereka perlahan bergerak Gesekan yang dibuat saat lempeng tektonik ini saling mendorong menyebabkan gempa bumi, gunung berapi dan formasi pegunungan dan parit laut.

Hidrosfer

Hidrosfer terdiri dari semua air pada atau di dekat permukaan planet. Ini termasuk lautan, sungai, dan danau, serta akuifer bawah tanah dan kelembaban di atmosfer.

Para ilmuwan memperkirakan jumlah total di lebih dari 1.300 juta kaki kubik.

Lebih dari 97 persen air bumi ditemukan di samudra. Sisanya adalah air tawar, dua pertiganya membeku di dalam wilayah kutub bumi dan salju gunung. Menarik untuk dicatat bahwa meskipun air menutupi sebagian besar permukaan planet ini, air menyumbang hanya 0,023 persen dari total massa bumi.

Air planet tidak ada di lingkungan yang statis, ia berubah bentuk saat ia bergerak melalui siklus hidrologi. Ia jatuh ke bumi dalam bentuk hujan, merembes ke dalam akuifer bawah tanah, naik ke permukaan dari mata air atau merembes dari batu berpori, dan mengalir dari sungai kecil ke sungai-sungai besar yang mengosongkan danau, laut, dan lautan, di mana sebagian darinya menguap ke atmosfer untuk memulai siklus baru.

Biosfer

Biosfer terdiri dari semua organisme hidup: tumbuhan, hewan dan organisme bersel satu. Sebagian besar kehidupan terestrial planet ini ditemukan di zona yang membentang dari 3 meter di bawah tanah sampai 30 meter di atasnya. Di lautan dan lautan, sebagian besar kehidupan air mendiami zona yang membentang dari permukaan hingga sekitar 200 meter di bawahnya.

4 Lingkaran Bumi
4 Lingkaran Bumi

Tetapi beberapa makhluk dapat hidup jauh di luar rentang ini: beberapa burung diketahui terbang setinggi 8 kilometer di atas bumi, sementara beberapa ikan telah ditemukan sedalam 8 kilometer di bawah permukaan laut.

Mikroorganisme dikenal bertahan jauh melampaui rentang ini.

Biosfer ini terdiri dari biomes, yaitu daerah dimana tumbuhan dan hewan dengan sifat serupa dapat ditemukan bersama. Gurun, dengan kaktus, pasir, dan kadalnya, adalah salah satu contoh bioma. Terumbu karang lain.

Atmosfer

Atmosfer adalah tubuh gas yang mengelilingi planet kita, yang ditinggali oleh gravitasi bumi. Sebagian besar atmosfer kita terletak dekat dengan permukaan bumi dimana tanah ini paling padat. Udara planet kita adalah nitrogen 79 persen dan hanya di bawah 21 persen oksigen; Jumlah kecil yang tersisa terdiri dari argon, karbon dioksida, dan gas jejak lainnya.

Atmosfer itu sendiri naik sampai sekitar 10.000 km dan terbagi menjadi empat zona. Troposfer, di mana sekitar tiga perempat dari seluruh massa atmosfir dapat ditemukan, membentang dari sekitar 6 km di atas permukaan bumi hingga 20 km.

Di balik ini terletak stratosfer, yang naik hingga 50 km di atas planet ini. Selanjutnya datanglah mesosfer, yang meluas sampai sekitar 85 km di atas permukaan bumi. Termosfer naik menjadi sekitar 690 km di atas bumi, kemudian akhirnya menjadi eksosfer. Di luar eksosfer terletak di luar angkasa.
Catatan Akhir

Semua empat bola bisa dan sering hadir di satu lokasi. Misalnya, sepotong tanah akan mengandung mineral dari litosfer. Selain itu, akan ada unsur hidrosfer yang hadir sebagai uap air di dalam tanah, biosfer sebagai serangga dan tumbuhan, dan bahkan suasananya seperti kantong udara di antara potongan tanah. Sistem yang lengkap adalah apa yang membentuk kehidupan seperti yang kita kenal di Bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *