Gangguan Tiroid pada Pria

Kelenjar tiroid, meskipun kecil dalam ukuran, tapi kelenjar ini merupakan salah satu dari kelenjar yang paling penting dari tubuh. Terletak di bagian anterior leher, berfungsi sebagai regulator metabolisme utama tubuh dan memegang berbagai fungsi fisiologis lain. Karena sangat penting, kita harus mengetahui penyakit yang dapat mempengaruhi tiroid. Dan berikut ini beberapa gangguan tiroid pada pria, semoga bermanfaat!
  • Hipertiroidisme

Hipertiroidisme adalah kelainan pada kelenjar tiroid dalam produksi hormon tiroid. Produksi hormon tiroid pada hipertiroidsme lebih banyak dibandingkan dalam keadaan normalnya. Hal ini mengakibatkan hormon tiroid yang mengalir dalam darah melewati batas normal serta kebutuhan tubuh terhadap energi.

Advertisement
  • Hipotiroidisme

Hipotiroidisme, atau disebut juga penyakit tiroid kurang aktif, merupakan penyakit yang umum dialami orang-orang. Akibat hipotiroidisme, kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon tiroid yang memadai.

Gejala hipotiroidisme untuk pria dapat mencakup kehilangan libido, disfungsi ereksi dan bahkan kemandulan.Untungnya, dilakukan pengobatan sejak awal hal tersebut bisa diatasi.

Hipotiroidisme juga dapat menyebabkan gejala atipikal penyakit tiroid pada laki-laki, seperti gangguan memori, berpikir, suasana hati yang rendah, depresi, kelelahan kronis, berat badan, kulit kering (terutama pada siku dan lutut) dan menggigil. Gejala ini terjadi karena peningkatan kolesterol dan trigliserida dalam darah, yang meningkatkan risiko aterosklerosis dan serangan jantung.Khas pada penyakit ini juga kebutaan malam.Selain itu, pria dapat mengalami penurunan libido, impotensi.Tapi jangan menjadi sangat takut, setelah dimulainya tepat waktu pengobatan “kekuasaan laki-laki” biasanya dikembalikan.

  • Tiroiditis

Tiroiditis adalah peradangan (pembengkakan) tiroid. Tiroid adalah kelenjar kecil di leher yang berperan penting dalam mengendalikan metabolisme. Peradangan dapat mengakibatkan meningkatnya tiroid (hipertiroidisme) atau berkurangnya aktivitas tiroid (hipotiroidisme).

Jenis tiroiditis paling umum adalah peradangan tiroid Hashimoto. Bentuk lain tiroditis seperti tiroiditis subakut dan tiroiditis diam dapat menyebabkan hipertiroidisme. Tiroiditis postpartum mungkin juga terjadi pada wanita yang baru saja melahirkan.

Tiroiditis dapat menyebabkan tiroid yang terlalu aktif maupun kurang aktif, tergantung dari tingkat keparahan penyakitnya.

  • Nodul tiroid

Nodul tiroid adalah benjolan padat atau berisi air yang timbul dalam kelenjar tiroid. Benjolan ini dapat berupa tumor jinak atau kista. Nodul tiroid jarang menyebabkan gejala sehingga umumnya hanya terdeteksi saat penderitanya menjalani pemeriksaan kesehatan umum. Namun jika nodul yang tumbuh cukup besar, kondisi ini bisa menyebabkan kesulitan bernapas, kesulitan menelan dan rasa sakit pada tenggorokan.

  • Gondok

Gondok merupakan sebuah penyakit yang ditandai dengan pembesaran kelenjar gondok/ tiroid (kelenjar yang memiliki bentuk seperti kupu-kupu dan terletak di bawah pangkal tenggorokan/ depan leher). Penyakit gondok biasanya dibedakan menjadi dua macam yakni gondok biasa dan gondok beracun atau yang sering disebut hiper tiroid.

  • Kanker tiroid

Kanker tiroid adalah pertumbuhan sel abnormal di dalam kelenjar tiroid. Kanker tiroid merupakan sejenis kanker yang cukup jarang terjadi dan biasanya mudah disembuhkan jika diketahui sejak awal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *