jenis-jenis Gigi

Gigi memiliki dua bagian anatomi. Mahkota gigi adalah bagian gigi yang ditutupi dengan enamel dan ini adalah bagian yang biasanya terlihat di mulut.

Akar adalah bagian tertanam dalam rahang. Ini jangkar gigi dalam soketnya tulang dan biasanya tidak terlihat.
Enamel Lapisan luar yang keras dari mahkota. Enamel adalah zat yang paling sulit dalam tubuh.
Dentin Tidak sekeras enamel, membentuk sebagian besar gigi dan bisa sensitif jika perlindungan enamel hilang.

Pulp jaringan lunak yang berisi darah dan saraf pasokan untuk gigi. Pulp memanjang dari mahkota ke ujung akar.
Sementum lapisan jaringan tulang seperti menutupi akar. Hal ini tidak sesulit enamel.

Manusia memiliki 4 jenis gigi, yaitu :
• Gigi Seri, merupakan gigi yang mempunyai satu akar dan berfungsi untuk memotong atau mengerat makanan. Gigi seri berbentuk tegak dengan mahkota yang horizontal. Manusia dewasa memiliki 4 gigi seri, 2 di rahang bawah dan 2 di rahang atas.
• Gigi Taring, merupakan gigi yang memiliki satu akar dan berfungsi untuk merobek dan mengoyak makanan. Gigi taring berbentuk tegak dan agak runcing. Manusia dewasa memiliki 4 gigi taring, 2 di rahang bawah dan 2 di rahang atas.

• Gigi Geraham Depan (Premolar), merupakan jenis gigi yang mempunyai 2 akar dan berfungsi untuk menggiling dan mengunyah makanan. Gigi Premolar berbentuk rendah dan terdapat beberapa tonjolan pada bagian mahkotanya. Manusia Dewasa memiliki 8 Gigi Premolar, yaitu 4 di rahang bawah, dan 4 di rahang atas.

• Gigi Geraham Belakang (Gigi Molar), merupakan jenis gigi yang mempunyai 2 atau 3 akar dan berfungsi untuk menggilas, melumat, menghancurkan, dan menghaluskan makanan. Gigi Molar memiliki bentuk yang hampir sama dengan gigi Premolar diatas. Manusia dewasa memiliki 12 gigi Molar permanen. Masing – masing 6 di rahang atas dan bawah.

Struktur sekitar gigi

Ligamen periodontal: Terdiri dari ribuan serat yang mempercepat sementum ke soket tulang. Serat ini jangkar gigi pada tulang rahang dan bertindak sebagai peredam kejut untuk gigi yang mengalami gaya berat selama mengunyah.

Oral Mukosa: Ini adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jaringan lembab yang melapisi mulut.

Gingiva (gusi): jaringan lunak yang segera mengelilingi gigi dan tulang. Ini melindungi tulang dan akar gigi dan memberikan permukaan mudah dilumasi.

Tulang: Menyediakan soket untuk mengelilingi dan mendukung akar gigi.

Saraf dan suplai darah: Setiap gigi dan ligamen periodontal memiliki pasokan saraf dan gigi sensitif terhadap berbagai rangsangan. Pasokan darah yang diperlukan untuk menjaga vitalitas gigi.

Struktur dan Fungsi Gigi
Struktur dan Fungsi Gigi

Berdasarkan tahapan perkembangannya, gigi manusia terdiri atas dua kelompok yakni gigi susu dan gigi dewasa. Gigi susu (dentis desidue) merupakan gigi yang tumbuh pada anak usia 6 bulan hingga 8 tahun. Sejak usia 6 tahun hingga usia 14 tahun, gigi susu akan tanggal satu persatu dan digantikan dengan gigi dewasa.

Jumlah gigi ini pada anak yakni 20 buah dengan rincian:

• 8 buah gigi seri,
• 4 buah gigi taring, dan
• 8 buah gigi geraham.

Gigi dewasa atau gigi tetap (dentis permanen) merupakan gigi orang dewasa yang berjumlah 32 buah. Rinciannya:

• 8 buah gigi seri,
• 4 buah gigi taring,
• 8 buah gigi geraham depan, dan
• 12 buah gigi geraham belakang.

2 thoughts on “jenis-jenis Gigi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *