Struktur dan Fungsi Lipid

Lipid merupakan konstituen penting dari diet karena lipid adalah sumber dari nilai energi yang tinggi. Lipid juga penting karena vitamin yang larut dalam lemak, dan asam lemak esensial yang ditemukan dalam lemak dari bahan makanan alami. Dan berikut ini merupakan paparan berkaitan dengan struktur dan fungsi lipid, semoga bermanfaat!

Lipid adalah senyawa organik yang diperoleh dari proses dehidrogenasi endotermal rangkaian hidrokarbon. Lipid bersifat amfifilik, artinya lipid mampu membentuk struktur seperti vesikel, liposom, atau membran lain dalam lingkungan basah.

Advertisement

Lipid biologis seluruhnya atau sebagiannya berasal dari dua jenis subsatuan atau “blok bangunan” biokimia: gugus ketoasil dan gugus isoprena. Dengan menggunakan pendekatan ini, lipid dapat dibagi ke dalam delapan kategori: asil lemak, gliserolipid, gliserofosfolipid,sfingolipid, sakarolipid, dan poliketida (diturunkan dari kondensasi subsatuan ketoasil); serta lipid sterol dan lipid prenol (diturunkan dari kondensasi subsatuan isoprena).

Meskipun istilah lipid kadang-kadang digunakan sebagai sinonim dari lemak. Lipid juga meliputi molekul-molekul seperti asam lemak dan turunan-turunannya (termasuk tri-,di-, dan monogliserida dan fosfolipid, juga metabolit yang mengandung sterol, sepertikolesterol. Meskipun manusia dan mamalia memiliki metabolisme untuk memecah dan membentuk lipid, beberapa lipid tidak dapat dihasilkan melalui cara ini dan harus diperoleh melalui makanan.

Struktur Lipid

Struktur lipid antara lain :

  1. Lipid-fat/minyak

Disebut trigliserida = triasil gliserol = ester asam lemak atau lemak netral (“true fat”)
merupakan ester gliserol dengan 3 asam lemak berbeda (R, R’, R”) jika ketiga asam lemaknya sama (R=R’=R”) disebut lipid sederhana (R = asam palmitat “tripalmitoil gliserol = tripalmitin”, R = asam stearat “tristeroil gliserol = tristearin”) jika asam lemaknya tidak sama disebut lipid majemuk asam lemak yang terikat pada gliserol dapat dihidrolisis secara enzimatik (lipase) atau dengan basa panas (saponifikasi)-gliserol dan garam asam lemak (sabun)

  1. Gliserofosfolipid atau Gliserol fosfatida

Struktur umum dari lipid majemuk (1,2-diasil gliserol) memiliki gugus fosfat yang teresterifikasi pada C nomor 3 dari gliserol
contohnya: fofatidil kolin (lisitin), spingomielin.

Fungsi Lipid antara lain :

  • Sebagai sumber energi (memiliki kandungan 9 kkal/g).
  • Unsur pembangun membran sel dan bertanggung jawab untuk lewatnya berbagai bahan yang masuk dan keluar sel.
  • Sebagai pelindung organ-organ penting, penyekat jaringan tubuh.
  • Menjaga tubuh terhadap pengaruh luar. misalnya: suhu, luka (infeksi) dan lainnya.
  • Insulator listrik (agar impuls-impuls syaraf merambat dengan cepat).
  • Membantu melarutkan dan mentransport senyawa-senyawa tertentu (misal vitamin) dalam aliran darah untuk keperluan metabolism.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *