Perbedaan antara Absorpsi dan Adsorpsi

Absorpsi dan Adsorpsi Keduanya merupakan proses penyerapan fisio-kimia di mana jumlah yang relatif kecil dari satu jenis dilarutkan ke dalam  jenis lain dari jumlah yang relatif lebih tinggi. Dalam absorpsi, suatu zat (materi atau energi) dibawa ke zat lain. Namun dalam adsorpsi interaksi terjadi hanya pada tingkat permukaan yang sedang berlangsung. Dan tentunya antara absorpsi dan adsorpsi memiliki perbedaan lain, seperti yang akan dipaparkan berikut ini.

Absorpsi

Absorpsi adalah suatu peristiwa penyerapan atau peresapan zat cair ke zat cair lain atau zat padat, hingga keduanya menyatu. Misalnya ada kopi tumpah, terus tumpahan itu dibersihkan dengan kertas tissue atau kain. Kopi meresap ke kertas tissue/kain hingga tissue/kain menjadi basah.

Adsorpsi

Adsorpsi merupakan proses penyerapan zat, dapat berupa gas atau cairan yang hanya terserap pada suatu permukaan zat padat atau zat cair. Zat yang diserap hanya berapa di sekeliling permukaan zat. Karena zat yang terserap hanya di permukaan, maka zat itu menutupi seluruh permukaan zat. Dikatakan zat itu dapat berfungsi sebagai selimut.

Peristiwa adsorpsi di atas menguntungkan bagi manusia. Campuran yang dikenal sebagai koloid, memiliki sifat yang peranannya dalam kehidupan manusia sangat penting, yaitu adsorpsi. Setiap koloid mampu mengadsorpsi apa saja yang ada di sekitarnya, baik ion, racun, maupun kotoran, atau lainnya. Sungguh luar biasa.

 Perbedaan Absorpsi dan Adsorpsi

  1. Dalam absorpsi, suatu zat (materi atau energi) dibawa ke zat lain. Namun dalam adsorpsi interaksi terjadi hanya pada tingkat permukaan yang sedang berlangsung.
  2. Kedua zat yang terlibat dalam absorpsi dikenal sebagai absorbat dan absorben; sedangkan, dalam adsorpsi, dua zat yang dikenal sebagai adsorbat dan adsorben.

One thought on “Perbedaan antara Absorpsi dan Adsorpsi”

  • absorbsi adalah penyerapan zat cair ke zat cair atau padat, apakah ini benar? dalam konteks apa?
    dlm konteks industri absorbsi adalah penyerapan bahan yg terdapat dlm gas ke suatu larutan absorben
    absorbsi adalah penyerapan bahan, bahan dlm konteks ini berbentuk apa? molekul? atom? senyawa?

    dan fase bahan yang diserap ini apakah selalu berbentuk gas? atau dapat juga berbentuk padat dan cair?

    absorben berbentuk cairan,
    namun contoh absorben adalah arang aktif, zeolit, dll yg jika dilihat dlm kehidupan sehari hari berbentuk padatan (fase padat)
    lalu apakah absorben itu adalah zat padat dan cair yang memiliki daya menyerap tetapi harus selalu diubah menjadi fase cair?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *