5 Contoh Penyakit Kardiovaskular

Penyakit kardiovaskular termasuk kondisi yang mempengaruhi struktur dan fungsi jantung. Dan rokok merupakan salah faktor yang bisa menjadi penyebab terhadap adanya gangguan kardiovaskuler tersebut. Seperti yang akan disampaikan pada paparan berikut ini, langsung saja simak dan semoga bermanfaat!

Advertisement

Kardiovaskuler terdiri dari 2 kata yaitu kardio (jantung) dan vaskuler (pembuluh darah).Jadi penyakit kardiovaskuler adalah adalah penyakit yang mengganggu sistem pembuluh darah, dalam hal ini adalah jantung dan urat-urat darah.

Jenis-jenis penyakit jantung itu sendiri bervariasi, seperti : jantung koroner, tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, sakit di dada (anginan) dan penyakit jantung rematik

Penyakit kardiovaskuler sendiri biasanya terjadi akibat gaya hidup, pola makan, dan aktivitas sehari-hari yang dijalani si pelaku yang tidak memperhatikan kesehatan.

kardio

  1. Endokarditis

Infeksi endokarditis merupakan peradangan endokardium atau katup-katup jantung. Penyakit ini diklasifikasikan berdasarkan keganasan dan penyebab yaitu endokarditis bakterial akut dan endokarditis bakterial subakut.

  1. Kelainan Katup Jantung

Katup jantung berfungsi mengendalikan arah aliran darah dalam jantung.  Kelainan katup jantung merupakan keadaan dimana katup jantung mengalami kelainan yang membuat aliran darah tidak dapat diatur dengan maksimal oleh jantung. Kelainan katup jantung yang dapat mengganggu aliran tersebut, antara lain karena pengecilan (stenosis), kebocoran (regurgiasi), atau tidak menutup sempurna (prolapsis). Kelainan katup dapat terjadi sebagai bawaan lahir maupun karena infeksi dan efek samping pengobatan

Jantung memiliki empat ruangan, 2 ruangan kecil di atas (atrium) dan 2 ruangan besar di bawah(ventrikel). Setiap ventrikel memiliki satu katup masuk searah dan satu katup keluar searah. Katup trikuspidalis membuka dari atrium kanan ke dalam ventrikel kanan, dan katup pulmonalis membuka dari ventrikel kanan ke dalam arteri pulmonalis. Katup mitral membuka dari atrium kiri ke dalam ventrikel kiri, dan katup aorta  membuka dari ventrikel kiri ke dalam aorta.

Katup-katup jantung bisa mengalami kelainan fungsi baik karena kebocoran (regurgitasi katup) atau karena kegagalan membuka secara adekuat (stenosis katup). Keduanya dapat mempengaruhi kemampuan jantung untuk memompa darah. Kadang-kadang satu katup mempunyai kedua masalah tersebut.

  1. Penyakit Jantung Rematik.

Penyakit jantung rematik adalah kerusakan pada katup jantung karena demam rematik, yang disebabkan oleh bakteri streptokokus. Adapun yang dimaksud Demam Rematik adalah suatu peradangan pada persendian (artritis) dan jantung (karditis).

  1. Penyakit jantung bawaan atau penyakit jantung kongenital

Penyakit jantung bawaan dinamakan juga cacat jantung kongenital (CJK), karena pada jantung pasien terdapat kelainan anatomis, sebagai akibat terganggunya perkembangan jantung sementara sewaktu masih dalam kandungan ibunya.

Berkembangnya jantung janin mulai pada kandungan dua minggu dan berakhir sebelum kandungan tersebut berumur tiga bulan.pada akhir perkembangan tu, jantung janin sudah seperti jantung orang dewasa, kecuali adanya foramen ovale dan duktus srterious yang masih dapat dilalui darah.

Penyakit Jantung Kongenital merupakan suatu penyakit jantung bawaan atau suatu penyakit jantung yang dibawa oleh seorang bayi yang berlaku sejak dalam kandungan seperti jantung berlubang dan kecacatan pada jantung.
Kelainan kongenital merupakan kelainan dalam pertumbuhan struktur bayi yang timbul sejak kehidupan hasil konsepsi sel telur. Kelainan kongenital dapat merupakan sebab penting terjadinya abortus, lahir mati atau kematian segera setelah lahir. Kematian bayi dalam bulan-bulan pertama kehidupannya sering diakibatkan oleh kelainan kongenital yang cukup berat, bayi yang dilahirkan dengan kelainan kongenitaI besar, umumnya akan dilahirkan sebagai bayi berat lahir rendah bahkan sering pula sebagai bayi kecil untuk masa kehamilannya. Bayi berat lahir rendah dengan kelainan kongenital berat, kira-kira 20% meninggal dalam minggu pertama kehidupannya.

Kelainan kongenital pada bayi baru lahir dapat berupa satu jenis kelainan saja atau dapat pula berupa beberapa kelainan kongenital secara bersamaan sebagai kelainan kongenital multipel. Kadang-kadang suatu kelainan kongenital belum ditemukan atau belum terlihat pada waktu bayi lahir, tetapi baru ditemukan beberapa waktu setelah kelahiran bayi. Sebaliknya dengan kermajuan tehnologi kedokteran,kadang- kadang suatu kelainan kongenital telah diketahui selama kehidupan fetus. Bila ditemukan satu kelainan kongenital besar pada bayi baru lahir, perlu kewaspadaan kemungkian adanya kelainan kongenital ditempat lain. Dikatakan bahwa bila ditemukan dua atau lebih kelainan kongenital kecil, kemungkinan ditemukannya kelainan kongenital besar di tempat lain sebesar 15% sedangkan bila ditemukan tiga atau lebih kelainan kongenital kecil, kemungkinan ditemukan kelainan kongenital besar sebesar 90%.
Penyebab langsung kelainan kongenital sering kali sukar diketahui. Pertumbuhan embryonal dan fetaI dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti faktor genetik, faktor lingkungan atau kedua faktor secara bersamaan.

  1. Hypertensi

Menurut JNC 7 (Joint National Committee of Hipertension) defenisi hipertensi adalah peningkatan tekanan darah di dalam arteri ≥ 140 mmHg systolic dan ≥ 90mmHg diastolig.


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *