Efek Hormon Proklatin bagi Wanita

Prolaktin merupakan hormon yang fungsi utamanya adalah membantu wanita menghasilkan susu setelah melahirkan. Kadar prolaktin yang tinggi dapat menyebabkan tumor bersifat bukan kanker pada kelenjar pituitari, yang mengarah ke sakit kepala, gangguan penglihatan, rambut, wajah yang abnormal pada wanita, dan disfungsi ereksi.

Dan untuk lebih jelasnya lagi silahkan simak uraian di bawah ini! Hormon adalah zat yang dilepaskan ke dalam aliran darah dari suatu kelenjar atau organ, yang mempengaruhi kegiatan di dalam sel-sel.Sebagian besar hormon merupakan protein yang terdiri dari rantai asam amino dengan panjang yang berbeda-beda.

Advertisement

Sisanya merupakan steroid, yaitu zat lemak yang merupakan derivat dari kolesterol.Hormon dalam jumlah yang sangat kecil bisa memicu respon tubuh yang sangat luas. Hormon terikat kepada reseptor di permukaan sel atau di dalam sel. Ikatan antara hormon dan reseptor akan mempercepat, memperlambat atau merubah fungsi sel. Pada akhirnya hormon mengendalikan fungsi dari organ secara keseluruhan.

Hormon prolaktin terdapat pada sebagian besar hewan termasuk manusia. Prolaktin merupakan anggota dari hormon polipeptida berdasarkan sekuen asam amino yang homolog. Prolaktin diproduksi oleh sel yang terdapat pada anterior pituitary.

Fungsi Hormon Prolaktin

  1. Berperan dalam pembesaran alveoli dalm kehamilan
  2. Mempengaruhi inisiasi kelenjar susu dan mempertahankan laktasi.
  3. Menstimulasi sel di dalam alveoli untuk memproduksi ASI
  4. Hormon ini juga mengatur metabolisme pada ibu, sehingga kebutuhan zat oleh .

Hormon prolaktin dihasilkan oleh kelenjar pituitari anterior yang terletak di otak. Hormon ini berperan dalam perkembangan payudara selama kehamilan dan fungsi menyusui. Dalam keadaan normal, kadar hormon prolaktin akan meningkat pada masa kehamilan dan menyusui.  Kadar hormon prolaktin yang melebihi normal dikenal sebagai hiperprolaktinemia.

Kadar hormon prolaktin yang melebihi normal akan menyebabkan keluarnya air susu dari payudara (galaktorea), gangguan dalam periode menstruasi wanita, gangguan kesuburan (infertilitas), dan disfungsi ereksi pada laki-laki. Peningkatan kadar prolaktin dapat menekan sekresi atau produksi hormon FSH dan GnRH yang berujung menjadi gangguan proses menstruasi dan dapat menyebabkan amenore sekunder (tidak menstruasi selama 6 bulan atau lebih). Peningkatan hormon prolaktin akan mengganggu keseimbangan hormon reproduksi lain yang berperan dalam ovulasi (pelepasan sel telur) dan dapat mempengaruhi kesuburan.

Kadar hormon prolaktin dapat juga meningkat diluar masa hamil dan menyusui akibat adanya beberapa penyakit yang mempengaruhi hipotalamus atau kelenjar pituitari di otak, akibat penggunaan obat-obatan tertentu, ataupun akibat adanya penyakit di organ lain seperti hati, ginjal, ovarium, dan tiroid.

Peningkatan kadar hormon prolaktin dapat disebabkan karena beberapa hal, beberapa yang perlu diperhatikan diantaranya adalah :

  • Prolaktinoma atau tumor kelenjar hipofisis
  • Hipotiroid primer yang menyebabkan peningkatan hormon TRH
  • Obat-obatan anti-psikotik
  • Stres emosional

Kondisi hiperprolaktinemia dapat diatasi dengan obat-obatan dopamin-agoneis carbegoline dan bromokriptin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *